Yustati, Herlina (2025) KONSUMERISME DAN DAMPAKNYA TERHADAP PERILAKU BERUTANG GEN Z DENGAN RELIGIUSITAS DAN LITERASI KEUANGAN SYARIAH SEBAGAI VARIABEL MODERATOR. Doktoral (S3) thesis, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.
![]() |
Text
DEPAN.pdf Download (2MB) |
![]() |
Text
BAB I.pdf Download (464kB) |
![]() |
Text
BAB II.pdf Download (325kB) |
![]() |
Text
BAB III.pdf Download (334kB) |
![]() |
Text
LAMPIRAN.pdf Download (2MB) |
![]() |
Text
Gustiya Sunarti_2223780026.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Konsumerisme telah menjadi gaya hidup dominan di era globalisasi, dengan utang menjadi alat umum dalam pengelolaan keuangan individu. Perubahan sikap masyarakat terhadap utang, yang dulunya dihindari, kini diterima sebagai bagian dari kehidupan modern, menyebabkan peningkatan utang, terutama di kalangan generasi Z. Dampak negatif konsumerisme terlihat dari tingginya angka mahasiswa yang terjebak dalam pinjaman online (pinjol) di Indonesia. Tren konsumtif, tingkat ketergantungan mahasiswa (Gen Z) terhadap pinjol, risiko serius akibat pengelolaan keuangan yang buruk, rendahnya tingkat literasi keuangan di Provinsi Bengkulu menjadi latar belakang penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh konsumerisme terhadap perilaku berutang di kalangan Gen Z di Provinsi Bengkulu. Dalam konteks ini, literasi keuangan syariah dan religiusitas dipertimbangkan sebagai variabel moderator yang dapat mempengaruhi hubungan antara konsumerisme dan perilaku berutang. Penelitian ini melibatkan populasi Gen Z di Provinsi Bengkulu, dengan total populasi 524.180 orang yang tersebar di 9 kabupaten dan 1 kota. Sampel penelitian sebanyak 384 orang menggunakan teknik Probability Sampling, dengan distribusi proporsional di setiap kabupaten. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner secara online menggunakan Google Form, dan dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan model Second stage. Hasil penelitian pertama menunjukkan bahwa konsumerisme berpengaruh signifikan terhadap perilaku berutang, yang ditunjukkan dengan koefisien jalur sebesar (0.344) dan nilai tstatistics sebesar (7.029) dengan p-value (0.000) yang berarti bahwa semakin tinggi tingkat konsumerisme maka perilaku berutang akan semakin tinggi. Hasil penelitian kedua menunjukkan bahwa religiusitas memiliki pengaruh terhadap perilaku berutang dengan nilai koefisen jalur sebesar (-0,112), t-statistic sebesar (2.171) dan nilai p (0.030) dengan arah hubungan negatif berarti bahwa semakin tinggi religiusitas maka akan semakin rendah perilaku berutang. Hasil penelitian ketiga menunjukkan bahwa literasi keuangan syariah memiliki penagaruh terhadap perilaku berutang dengan nilai koefisien jalur sebesar (-0.246), t-statistic (5.238) dan p-value (0.030) dengan arah hubungan negatif berarti bahwa semakin tinggi tingkat literasi keuangan syariah maka akan semakin rendah perilaku berutang. Hasil penelitian keempat menunjukkan bahwa religiusitas dengan nilai (koefisien jalur sebesar -0.094, nilai t-statistics 2.931, dan pvalue 0.003) secara signifikan memoderasi hubungan antara konsumerisme dan perilaku berutang hal ini menunjukkan bahwa peningkatan religiusitas dapat mengurangi perilaku berutang. Hasil penelitian kelima menunjukkan bahwa literasi keuangan syariah (koefisien jalur sebesar -0.097, nilai t-statistics 2.289, dan p-value 0.022) secara signifikan memoderasi hubungan antara konsumerisme dan perilaku berutang hal ini menunjukkan bahwa peningkatan literasi keuangan syariah dapat mengurangi perilaku berutang. Penelitian ini menawarkan kebaruan dengan mengintegrasikan empat variabel utama yaitu konsumerisme, religiusitas, literasi keuangan syariah, dan perilaku berhutang dalam satu model analitik komprehensif. Dengan menjadikan religiusitas dan literasi keuangan syariah sebagai variabel moderator, penelitian ini membuka wawasan baru tentang bagaimana interaksi kompleks antar variabel tersebut mempengaruhi perilaku berhutang. Menggunakan metode SEM-PLS Second Stage, penelitian ini mengatasi keterbatasan metodologis yang ada dan memberikan pemahaman lebih dalam mengenai perilaku keuangan di kalangan generasi Z di Provinsi Bengkulu, yang terhubung erat dengan teknologi dan perubahan nilai sosial. Temuan penelitian ini tidak hanya memperkaya literatur dengan perspektif baru, tetapi juga memberikan implikasi praktis untuk merancang kebijakan yang lebih efektif dalam mengelola perilaku berutang, khususnya di daerah dengan literasi keuangan rendah seperti Bengkulu
Item Type: | Thesis (Doktoral (S3)) | ||||||||||||
---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Contributors: |
|
||||||||||||
Uncontrolled Keywords: | Konsumerisme, Perilaku berutang, Literasi Keuangan Syariah, Religiusitas, Generasi Z, Bengkulu, SEM-PLS | ||||||||||||
Subjects: | H Social Sciences > HJ Public Finance | ||||||||||||
Divisions: | Pascasarjana > Studi Islam (S3) | ||||||||||||
Depositing User: | furqon adli | ||||||||||||
Date Deposited: | 14 Mar 2025 08:02 | ||||||||||||
Last Modified: | 14 Mar 2025 08:11 | ||||||||||||
URI: | http://repository.uinfasbengkulu.ac.id/id/eprint/4178 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
Downloads
Downloads per month over past year