Putra,, Herson (2025) JUAL BELI PUPUK DENGAN CARA PENANGGUHAN MENURUT HUKUM EKONOMI SYARIAH (Studi Kasus di Desa Gunung Raja Kecamatan Pino Raya Kabupaten Bengkulu Selatan). Undergraduate (S1) thesis, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.
|
Text (Skripsi)
HERSON PUTRA_2011120032.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (534kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (843kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (432kB) |
Abstract
Rumusan masalah dari penelitian ini yaitu (1) Bagaimana praktik jual-beli pupuk dengan cara penangguhan di Desa Gunung Raja Kecamatan Pino Raya Kabupaten Bengkulu Selatan? (2) Bagaimana Tinjauan Hukum Ekonomi Syariah terhadap praktik jual-beli pupuk dengan cara penangguhan di Desa Gunung Raja Kecamatan Pino Raya Kabupaten Bengkulu Selatan?. Tujuan dari penelitian ini yaitu (1) Untuk mengetahui praktik jual-beli pupuk dengan cara penangguhan di Desa Gunung Raja Kecamatan Pino Raya Kabupaten Bengkulu Selatan. (2) Untuk mengetahui Tinjauan Hukum Ekonomi Syariah terhadap praktik jual-beli pupuk dengan cara penangguhan di Desa Gunung Raja Kecamatan Pino Raya Kabupaten Bengkulu Selatan. Metode Penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dan jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research). Teori yang di pakai dalam penelitian ini yaitu teori jual beli dan teori Hukum Ekonomi Syariah. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa: (1) Praktik jual beli pupuk di Desa Gunung Raja Kecamatan Pino Raya Kabupaten Bengkulu Selatan, adalah transaksi jual beli pupuk secara tangguh atau tunda. Sudah menjadi kebiasaan yang dilakukan masyarakat berupa penjual, menyerahkan barang atas dasar rela sama rela. Kemudian penjual mencatat barang yang diambil oleh pembeli. Dan pembeli membayar setelah panen selesai sesuai kesepakatan diawal transaksi. (2) Tinjauan Hukum Ekonomi Syariah dalam jual beli pupuk yang dilakukan di Desa Gunung Raja Kecamatan Pino Raya Kabupaten Bengkulu Selatan tersebut tidak memenuhi rukun dan viii syarat secara tangguh (Ba‟i Al Muajjal) yang ke-4 adalah : jelas masa pembayaran, yaitu pembayaran setelah masa panen. Namun ketika panen tiba banyak petani yang tidak membayar. Padahal sudah masa pembayaran sesuai kesepakatan diawal.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Jual Beli, Pupuk, Penangguhan dan Hukum Ekonomi Syariah. | ||||||||||||
| Subjects: | Syari'ah > Hukum Ekonomi Syari'ah | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Ekonomi Syari'ah | ||||||||||||
| Depositing User: | Yuli Astria | ||||||||||||
| Date Deposited: | 27 Apr 2026 07:26 | ||||||||||||
| Last Modified: | 27 Apr 2026 07:26 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uinfasbengkulu.ac.id/id/eprint/6154 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
Downloads
Downloads per month over past year
Download Statistics
Download Statistics