IMPLEMENTASI PERLIDUNGAN KONSUMEN ATAS KETERLAMBATAN PENGIRIMAN BARANG JUAL BELI ONLINE PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DAN HUKUM POSITIF (Studi Kasus J&T Kelurahan Pasar Tais Kabupaten Seluma)

Downloads

Downloads per month over past year

Gustiani,, Selviya (2026) IMPLEMENTASI PERLIDUNGAN KONSUMEN ATAS KETERLAMBATAN PENGIRIMAN BARANG JUAL BELI ONLINE PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DAN HUKUM POSITIF (Studi Kasus J&T Kelurahan Pasar Tais Kabupaten Seluma). Undergraduate (S1) thesis, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.

[img] Text (Skripsi)
SELVIYA GUSTIANI_2011120039.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy
[img] Text
BAB I.pdf

Download (412kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (527kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (347kB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya transaksi jual beli online yang bergantung pada jasa ekspedisi, namun sering terjadi keterlambatan pengiriman sehingga merugikan konsumen.Fokus penelitian; (1) bagaimana implementasi perlindungan konsumen dalam keterlambatan pengiriman barang (2) tinjauannya dari perspektif hukum Islam dan hukum positif.Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif deskriftif.Data primer diperoleh melalui wawancara dengan pihak J&T dan konsumen, sedangkan data sekunder berasal dari literatur, jurnal, dan peraturan perundang undangan terkait.Analisis data dilakukan dengan pendekatan deskriftif empiris dan konsep akad ijarah dalam hukum Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) perlindungan konsumen atas keterlambatan pengiriman barang di J&T Kelurahan Pasar Tais belum berjalan optimal.Konsumen sering kali tidak mendapatkan kompensasi sebagaimana mestinya, sementara penyedia jasa kurang maksimal dalam menanggapi keluhan.(2) dari perspektif hukum Islam, keterlambatan pengiriman barang termasuk dalam akad ijarah yang mewajibkan pihak penyedia jasa memberi ganti rugi (dhamān) apabila manfaat jasa tidak terpenuhi sesuai akad.dan dari perspektif hukum positif, Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen memberikan hak kepada konsumen untuk memperoleh ganti rugi, namun implementasinya masih lemah di lapangan.Dengan demikian, penelitian ini menegaskan perlunya penguatan mekanisme viii perlindungan konsumen baik melalui penerapan hukum positif maupun internalisasi prinsip akad ijarah dalam hukum Islam agar tercipta kepastian hukum dan keadilan bagi konsumen.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIPEmail
Thesis advisorYarmunida, Miti197705052007102002UNSPECIFIED
Thesis advisorNiffilayani,, Anita198801082020121004UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Perlindungan Konsumen, Keterlambatan pengiriman barang,Ijarah, Hukum Positif.
Subjects: Syari'ah > Hukum Ekonomi Syari'ah
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Ekonomi Syari'ah
Depositing User: Yuli Astria
Date Deposited: 28 Apr 2026 02:32
Last Modified: 28 Apr 2026 02:32
URI: http://repository.uinfasbengkulu.ac.id/id/eprint/6166

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year