Fidzikri,, Muhammad Abdillah (2026) WANITA YANG DILAKNAT KARENA BERZIARAH KUBUR (Studi Kritik Sanad dan Syarah Hadis). Undergraduate (S1) thesis, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.
|
Text (Skripsi)
MUHAMMAD ABDILLAH FIDZIKRI_2011450006.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (733kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (769kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (831kB) |
Abstract
Hadis tentang dilaknatnya wanita yang berziarah kubur merupakan salah satu hadis yang sering dijadikan dasar oleh sebagian ulama untuk melarang praktik ziarah kubur bagi perempuan. Namun, hadis tersebut tidak dapat dipahami secara sederhana tanpa kajian mendalam terhadap kualitas sanad dan penjelasan maknanya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas sanad hadis tentang dilaknatnya wanita yang berziarah kubur serta memahami syarah hadis tersebut berdasarkan penjelasan para ulama hadis. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kritik sanad dan syarah hadis. Data diperoleh dari kitab-kitab hadis primer, kitab syarah hadis, serta literatur pendukung yang relevan. Analisis sanad dilakukan dengan meneliti kesinambungan sanad, keadilan dan kedhabitan para perawi, serta penilaian ulama hadis terhadap kualitas hadis tersebut. Adapun syarah hadis dianalisis dengan memperhatikan konteks historis, redaksi hadis, serta pandangan para ulama dalam memahami makna laknat yang disebutkan dalam hadis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadis-hadis yang memuat lafaz laknat terhadap wanita yang berziarah kubur memiliki kualitas sanad yang beragam. Sebagian hadis dinilai hasan, sementara sebagian lainnya diperselisihkan karena adanya kelemahan pada sanadnya. Dari sisi syarah, para ulama menjelaskan bahwa laknat tersebut tidak menunjukkan pengharaman ziarah kubur bagi perempuan secara mutlak, melainkan ditujukan kepada perempuan yang berlebihan dalam berziarah atau melakukan perbuatan yang bertentangan dengan adab syariat, seperti meratap, meninggikan suara, atau menimbulkan fitnah. Dengan demikian, hadis tersebut lebih tepat dipahami secara kontekstual, bukan sebagai larangan absolut terhadap praktik ziarah kubur bagi perempuan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Hadis, Ziarah Kubur, Wanita, Kritik Sanad, Syarah Hadis. | ||||||||||||
| Subjects: | Ushuluddin, Adab dan Dakwah > Ilmu Hadist | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah > Ilmu Hadist | ||||||||||||
| Depositing User: | Yuli Astria | ||||||||||||
| Date Deposited: | 28 Apr 2026 07:53 | ||||||||||||
| Last Modified: | 28 Apr 2026 07:53 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uinfasbengkulu.ac.id/id/eprint/6177 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
Downloads
Downloads per month over past year
Download Statistics
Download Statistics