Taskin, M (2025) PERAN GANDA ISTRI DALAM RUMAH TANGGA PADA PEDAGANG SAYUR DI TINJAU DARI HUKUM ISLAM DI PASAR PAGI PAGAR DEWA KOTA BENGKULU. Undergraduate (S1) thesis, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.
|
Text (Skripsi)
M. TASKIN_211110073.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (255kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (372kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (184kB) |
Abstract
Penelitian ini berjudul “Peran Ganda Istri dalam Rumah Tangga Ditinjau dari Hukum Islam pada Pedagang Sayur di Pasar Pagi Pagar Dewa Kota Bengkulu.” Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana perempuan menjalankan peran gandanya dalam keluarga pedagang sayur di Pasar Pagi Pagar Dewa serta mengkaji fenomena tersebut berdasarkan perspektif hukum Islam. Fokus kajian diarahkan pada dua hal: pertama, bentuk dan faktor yang melatarbelakangi peran ganda istri dalam keluarga pedagang sayur; dan kedua, bagaimana hukum Islam memandang fenomena tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri atas 30 responden, yakni 29 pedagang sayur perempuan dan 1 pegawai UPTD Pasar Pagi Pagar Dewa. Data dianalisis secara deduktif melalui kerangka teori tentang peran ganda perempuan dan prinsip hukum Islam terkait nafkah serta tanggung jawab suami-istri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para istri pedagang sayur tidak hanya menjalankan peran domestik sebagai pengurus rumah tangga, tetapi juga berperan aktif mencari nafkah dengan berdagang sayur setiap hari. Fenomena ini dipicu oleh rendahnya kontribusi ekonomi suami, kebutuhan hidup yang meningkat, dan dorongan sosial untuk mempertahankan keutuhan rumah tangga. Meskipun beban yang ditanggung cukup berat, para istri tetap bertahan karena faktor cinta, tanggung jawab terhadap anak, nilai agama yang menolak perceraian, serta harapan akan perubahan perilaku suami. Dalam perspektif hukum Islam, peran ganda istri dapat dipandang sebagai bentuk ta‟awun (tolong-menolong) dan maslahah mursalah viii (kemaslahatan umum), selama dilakukan dengan ridha, niat yang baik, dan tidak mengabaikan kewajiban utama suami sebagai penanggung jawab nafkah. Islam memberikan penghargaan atas kesabaran dan pengorbanan istri, namun tetap menegaskan pentingnya kesadaran suami dalam menjalankan tanggung jawab qiwamah sebagai kepala keluarga. Dengan demikian, pembagian peran yang seimbang dan adil menjadi kunci terciptanya keluarga sakinah, mawaddah, wa rahmah.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Peran ganda istri, pedagang sayur, hukum Islam, nafkah, Pasar Pagi Pagar Dewa. | ||||||||||||
| Subjects: | Syari'ah > Hukum Keluarga Islam | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Keluarga Islam | ||||||||||||
| Depositing User: | Yuli Astria | ||||||||||||
| Date Deposited: | 30 Apr 2026 02:56 | ||||||||||||
| Last Modified: | 30 Apr 2026 02:56 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uinfasbengkulu.ac.id/id/eprint/6208 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
Downloads
Downloads per month over past year
Download Statistics
Download Statistics