PERAN GURU DALAM PEMBELAJARAN KITAB SAFINATUN NAJAH MENGGUNAKAN METODE SOROGAN DAN HAFALAN DI PONDOK PESANTREN SALAFIYAH HIDAYATUL QOMARIYAH KOTA BENGKULU

Downloads

Downloads per month over past year

PUtri, Cici Amelia (2026) PERAN GURU DALAM PEMBELAJARAN KITAB SAFINATUN NAJAH MENGGUNAKAN METODE SOROGAN DAN HAFALAN DI PONDOK PESANTREN SALAFIYAH HIDAYATUL QOMARIYAH KOTA BENGKULU. Undergraduate (S1) thesis, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.

[img] Text (Skripsi)
CICI AMELIA PUTRI_2223210114.pdf - Submitted Version

Download (2MB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (488kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (796kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (450kB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) untuk mendeskripsikan guru mengajarkan kitab Safinatun Najah dengan metode sorogan dan hafalan di kelas 1 Tsanawiyah Pondok Pesantren Salafiyah Hidayatul Qomariyah kota Bengkulu; (2) Untuk mendeskripsikan kendala yang dihadapi dan solusi guru dalam mengatasi kendala saat mengajarkan kitab Safinatun Najah di kelas 1 Tsanawiyah Pondok Pesantren Salafiyah Hidayatul Qomariyah kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif, dengan teknik pengumpulan data, yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini berdasarkan observasi dan wawancara dengan sumber data primer dan sekunder, penulis menyimpulkan bahwa: (1) Guru dalam menerapkan metode sorogan dan saat mengajarkan kitab Safinatun Najah di kelas dengan langkah, pertama guru membantu santri mengartikan materi yang berbahasa Arab menjadi bahasa Jawa kemudian bahasa Indonesia, lalu guru menjelaskan isi materi tersebut, dan terakhir meminta santriwati maju ke depan kelas untuk mempraktekkan isi materi. Menurut guru, metode sorogan ini paling efektif dalam mengajarkan kitab Safinatun Najah, karena santriwati diharuskan memahami betul-betul isi materi baru mempraktekannya, jadi isi materi akan melekat kuat di ingatan santriwati. Sedangkan langkah-langkah guru dalam menerapkan metode hapalan saat mengajarkan kitab Safinatun Najah di kelas dengan memberikan materi, membantu santri mengartikan bahasa Arab menjadi bahasa Jawa menjadi bahasa Indonesia, lalu xi meminta santriwati untuk menghafal materi tersebut lalu maju ke depan satu persatu, bagi santriwati yang belum hafal, tidak diperbolehkan duduk kembali. Menurut guru, kelebihan metode hafalan adalah santriwati lebih berusaha untuk menghafalkan isi materi jadi isi materi akan melekat kuat di ingatan santriwati; (2) Kendala guru dalam mengajarkan kitab Safinatun Najah, yaitu santriwati belum fasih dalam bahasa asing karena dari sekolah dasar umum (input), metode pembelajaran juga yang monoton dan kurang menarik, juga sedikitnya jumlah kitab yang tersedia. Solusi guru seperti menerapkan metode sorogan dan hafalan juga memberikan motivasi agar santriwati tetap bersemangat dalam belajar. Guru juga meminta santriwati untuk mencatat bahasa bahasa yang sulit dipahami ke dalam buku catatan dan meminta mereka menghafalnya.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIPEmail
Thesis advisorKarni, Asniti197203122000032003UNSPECIFIED
Thesis advisorUtami, Intan199010082019032009UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Peran Guru, Pembelajaran Kitab Safinatun Najah, Metode Sorogan, Metode Hafalan.
Subjects: Tarbiyah dan Tadris > Pendidikan Agama Islam
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Tadris > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Yuli Astria
Date Deposited: 06 May 2026 07:35
Last Modified: 06 May 2026 07:35
URI: http://repository.uinfasbengkulu.ac.id/id/eprint/6278

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year