Amelia Sartika, Sumarno (2026) ANALISIS YURIDIS TERHADAP ISU NO VIRAL NO JUSTICE DALAM NEGARA HUKUM PANCASILA PERSPEKTIF FIQH SIYASAH. Undergraduate (S1) thesis, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.
|
Text
DEPAN.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (341kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (439kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (760kB) |
|
|
Text (Skripsi)
AMELIA SARTIKA SUMARNO _2223150002.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini menganalisis prinsip equality before the law dalam kerangka Negara Hukum Pancasila ditinjau dari perspektif Fiqh Siyasah. Prinsip persamaan di hadapan hukum secara normatif telah dijamin dalam konstitusi, peraturan perundang-undangan Indonesia dan Pancasila, namun dalam realitanya masih dihadapkan pada tantangan serius, seperti diskriminasi hukum, fenomena fragmented enforcement, dan ketergantungan penegakan hukum pada viralitas di media sosial (no viral, no justice). Penelitian normatif ini menggunakan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan studi kepustakaan terhadap bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun secara konseptual Negara Hukum Pancasila menjamin kesetaraan hukum yang substantif yang mencakup legal, komutatif, restoratif, serta sejalan dengan komunitarianisme. Namun dalam kerangka hukum positif, prinsip equality before the law masih belum sepenuhnya mencerminkan keadilan substantif. Perspektif Fiqh Siyasah, dengan prinsip utamanya seperti al'Adalah (keadilan) dan al-Musawah (persamaan), menawarkan kerangka etis dan solusi struktural untuk mengatasi ketimpangan ini, menekankan penegakan hukum yang imparsial, konsisten, dan berorientasi pada kemaslahatan umum (maslahah). Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi nilai-nilai Fiqh Siyasah dapat memperkuat fondasi moral sistem hukum Indonesia dan mendorong terwujudnya prinsip equality before the law yang substantif, selaras dengan cita-cita keadilan dalam Pancasila. Rekomendasi yang diajukan antara lain peningkatan transparansi, akuntabilitas aparat penegak hukum, dan edukasi masyarakat untuk mengurangi ketergantungan pada viralitas dalam memperoleh keadilan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Equality Before The Law, Fiqh Siyasah, Keadilan, Negara Hukum Pancasila, No Viral No Justice | ||||||||||||
| Subjects: | Syari'ah > Hukum Tata Negara | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Tatanegara | ||||||||||||
| Depositing User: | furqon adli | ||||||||||||
| Date Deposited: | 19 Aug 2026 02:44 | ||||||||||||
| Last Modified: | 19 Aug 2026 02:44 | ||||||||||||
| URI: | https://repository.uinfasbengkulu.ac.id/id/eprint/6368 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
Downloads
Downloads per month over past year
Download Statistics
Download Statistics