UAL BELI TELUR PENYU DI PASAR PERIKANAN PULAU BAI KOTA BENGKULU PERSPEKTIF HUKUM EKONOMI SYARIAH

Downloads

Downloads per month over past year

Dahliana, Dahliana (2026) UAL BELI TELUR PENYU DI PASAR PERIKANAN PULAU BAI KOTA BENGKULU PERSPEKTIF HUKUM EKONOMI SYARIAH. Undergraduate (S1) thesis, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.

[img] Text
DEPAN.pdf

Download (838kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (362kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (617kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (289kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (147kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (1MB)
[img] Text
DAHLIANA_2111120082.pdf

Download (2MB)

Abstract

Skripsi ini berjudul “Jual Beli Telur Penyu Di Pasar Perikanan Pulau Bai Kota Bengkulu Perspektif Hukum Ekonomi Syariah” Disusun oleh: DAHLIANA, NIM. 2111120082 Pembimbing 1: Prof.Dr.Rohmadi, MA, dan Pembimbing II: Anita Niffilayani,M.H.I Praktik perdagangan telur penyu di Pasar Perikanan Pulau Baii, Kota Bengkulu, masih terjadi meskipun secara hukum dilarang karena status penyu sebagai satwa yang dilindungi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena jual beli telur penyu dari sudut pandang hukum ekonomi syariah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan analisis yuridis normatif dan empiris, melalui observasi lapangan serta wawancara dengan pedagang dan pembeli, disertai kajian terhadap peraturan perundang-undangan dan sumber-sumber hukum Islam. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa praktik tersebut tidak memenuhi rukun dan syarat transaksi jual beli menurut prinsip Islam; hal ini terutama berkaitan dengan objek akad yang seharusnya halal, bermanfaat, serta dapat dimiliki secara sah. Dari perspektif hukum ekonomi syariah, telur penyu dianggap barang haram untuk diperjualbelikan karena didapatkan melalui cara-cara yang melawan ketentuan hukum dan berdampak negatif pada kelestarian lingkungan. Selain itu, praktik semacam itu juga bertentangan dengan prinsip maqashid syariah khususnya dalam upaya menjaga keberlanjutan alam (hifz al-bi‘ah). Oleh sebab itu, aktivitas jual beli telur penyu di Pasar Perikanan Pulau Haii Kota Bengkulu dinyatakan tidak sesuai menurut kaidah hukum ekonomi syariah dan memerlukan peningkatan edukasi serta tindakan tegas dalam penerapan hukumnya.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIPEmail
Thesis advisorRohmadi, Rohmadi1967103201996031001UNSPECIFIED
Thesis advisorNiffilayani, Anita198801082020122004UNSPECIFIED
Additional Information: Pembimbing 1: Prof.Dr.Rohmadi, MA, dan Pembimbing II: Anita Niffilayani,M.H.I
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: Jual Beli, Telur Penyu, Hukum Ekonomi Syariah, Pasar Perikanan, Bengkulu.
Subjects: Syari'ah > Hukum Ekonomi Syari'ah
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Ekonomi Syari'ah
Depositing User: Dr Syahril Syahril
Date Deposited: 27 Aug 2026 03:52
Last Modified: 27 Aug 2026 03:52
URI: https://repository.uinfasbengkulu.ac.id/id/eprint/6435

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year