Jumiati, Tri (2026) ANALISIS FATWA DSN-MUI NOMOR 144/DSN-MUI/X11 TAHUN 2021 TENTANG MARKETPLACE BERDASARKAN PRINSIP SYARIAH TERHADAP JUAL BELI ONLINE PADA PLATFORM MARKETPLACE FACEBOOK PERSPEKTIF HUKUM EKONOMI SYARIAH. Undergraduate (S1) thesis, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.
|
Text
DEPAN.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (409kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (742kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (Skripsi)
TRI JUMIATI_2111120065.pdf - Submitted Version Download (2MB) |
Abstract
Oleh: Tri Jumiati Nim: 2111120065. Pembimbing I: Dr. Fauzan, S. Ag., MH dan Pembimbing II Hidayat Darussalam, M.E. Sy Perkembangan teknologi digital telah mendorong perubahan signifikasi dalam jual beli, termasuk melalui platfrom media sosial seperti Facebook Marketplace. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mekanisme transaksi jual beli online di Marketplace Facebook dan untuk mengkaji ketentuan jual beli yang ada di Fatwa DSN-MUI diketahui bahwa jual beli dalam islam harus memenuhi rukun-rukun dan syarat-syarat jual beli yang sudah ditentukan, diantaranya Adalah pelaku akad haruslah cakap hukun dan baligh, adanya sighat al-‘aqd, adanya objek barang yang diperjualbelikan. Penelitian ini termasuk jenis penelitian dengan kualitatif menunjukkan bahwa mekanisme transaksi jual beli malalui aplikasi Marketplace Facebook sudah sesuai dengan adanya Fatwa DSNMUI seperti pelaku akad yang haruslah cakap hukum dan baligh, ijab qabul harus jelas dan dilakukan dalam satu metode pembayaran yang sesuai dengan ketentuan prinsip syariah, serah terima penjual yang harus menggirimkan barangnya secara lansung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum Facebook Marketplace dapat memenuhi ketentuan dapat memenuhi ketentuan syariah apabila para pihak menerapkan prinsip akad yang jelas, kejujuran informasi, kehalalan objek, dan keamanan pembayaran. Namun demikian, kelemahan seperti potensi penipuan, ketidakjelasan spesifikasi barang, dan menegaskan pentingnya penerapan prinsip kehati-hatian (taharri) dan kepatuhan syariah dalam transaksi serah terima barang penyedian menggirimkan barang atas nama penjual, dan adanya hak khiyar jika barang yang diterima tidak sesuai adapun untuk menjaga penipuan (tadlis).
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Akad, Jual Beli Online, Fatwa DSN-MUI | ||||||||||||
| Subjects: | Syari'ah > Hukum Ekonomi Syari'ah | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Ekonomi Syari'ah | ||||||||||||
| Depositing User: | Dr Syahril Syahril | ||||||||||||
| Date Deposited: | 28 Aug 2026 08:22 | ||||||||||||
| Last Modified: | 28 Aug 2026 08:22 | ||||||||||||
| URI: | https://repository.uinfasbengkulu.ac.id/id/eprint/6536 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
Downloads
Downloads per month over past year
Download Statistics
Download Statistics