PENYELESAIAN SENGKETA TAPAL BATAS DESA OLEH PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN KAUR PERSPEKTIF FIQH SIYASAH (Studi Kasus Desa Sinar Jaya dengan Desa Tuguk)

Downloads

Downloads per month over past year

Kurniawan, Oky (2026) PENYELESAIAN SENGKETA TAPAL BATAS DESA OLEH PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN KAUR PERSPEKTIF FIQH SIYASAH (Studi Kasus Desa Sinar Jaya dengan Desa Tuguk). Undergraduate (S1) thesis, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.

[img] Text
HALAMAN DEPAN.pdf

Download (3MB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (432kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (498kB)
[img] Text
BAB V DAN DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (373kB)
[img] Text
Oky Kurniawan_2011150118.pdf - Submitted Version

Download (2MB)

Abstract

Sengketa tapal batas desa merupakan salah satu permasalahan krusial dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah, karena menyangkut aspek yuridis, teknis, dan sosial masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran Pemerintah Daerah Kabupaten Kaur dalam menyelesaikan sengketa tapal batas antara Desa Sinar Jaya dengan Desa Tuguk serta menganalisisnya dari perspektif fiqh siyasah. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara dengan pihak Pemerintah Daerah, perangkat desa, serta masyarakat, dan didukung oleh studi dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan metode deduktif, yaitu dari hal-hal umum menuju kesimpulan khusus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Kaur telah berupaya menyelesaikan sengketa melalui jalur mediasi. Namun, kelemahan utama terletak pada kurangnya ketegasan dalam pengambilan keputusan final, sehingga penyelesaian berjalan lambat dan konflik terus berlarut sejak tahun 2020. Hambatan lain adalah adanya resistensi sebagian masyarakat kedua desa yang menolak hasil penetapan batas sebelumnya. Dari perspektif fiqh siyasah, penyelesaian melalui jalur mediasi sejalan dengan konsep al-ṣulḥu (perdamaian) yang menekankan pentingnya musyawarah, keadilan, dan ukhuwah dalam meredam perselisihan. Dengan demikian, penyelesaian sengketa tapal batas desa melalui prinsip al-ṣulḥu tidak hanya menjadi alternatif efektif dalam mewujudkan kepastian hukum, tetapi juga mampu menjaga silaturahim dan persatuan masyarakat di daerah perbatasan.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIPEmail
UNSPECIFIEDRohmadi, Rohmadi187103201996031001UNSPECIFIED
UNSPECIFIEDMike, Etry199110122019032014UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Sengketa Tapal Batas, Pemerintah Daerah, Fiqh Siyasah, Al-Ṣulḥu, Mediasi
Subjects: Syari'ah > Hukum Tata Negara
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Tatanegara
Depositing User: Dr Syahril Syahril
Date Deposited: 03 Sep 2026 01:55
Last Modified: 03 Sep 2026 01:55
URI: https://repository.uinfasbengkulu.ac.id/id/eprint/6836

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year