PENERAPAN HUKUM ADAT PADA KASUS HAMIL DILUAR NIKAH MASYARAKAT SUKU SERAWAI PERSPEKTIF SIYASAH SYAR’IYYAH (Studi Kasus Desa Nanti Agung Kecamatan Tebat Karai Kabupaten Kepahiang)

Downloads

Downloads per month over past year

ABZIZ, AFRIAMI (2026) PENERAPAN HUKUM ADAT PADA KASUS HAMIL DILUAR NIKAH MASYARAKAT SUKU SERAWAI PERSPEKTIF SIYASAH SYAR’IYYAH (Studi Kasus Desa Nanti Agung Kecamatan Tebat Karai Kabupaten Kepahiang). Undergraduate (S1) thesis, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.

[img] Text
HALAMAN DEPAN.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (418kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (611kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (626kB)
[img] Text
BAB V DAN DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (371kB)
[img] Text
AFRIAMI ABZIZ_2111150088.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Fenomena hamil di luar nikah merupakan persoalan sosial yang masih sering terjadi di tengah masyarakat dan menimbulkan berbagai dampak hukum, sosial, serta moral. Di Indonesia, penyelesaian kasus tersebut tidak hanya dipandang dari perspektif hukum Islam dan hukum nasional, tetapi juga melalui hukum adat yang hidup dan berkembang dalam masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan hukum adat terhadap kasus hamil di luar nikah pada masyarakat Suku Serawai serta menganalisisnya dari perspektif siyasah syar’iyyah. Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris dengan pendekatan kualitatif yang dilakukan di Desa Nanti Agung, Kecamatan Tebat Karai, Kabupaten Kepahiang. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri dari tokoh adat, aparat desa, dan masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan hukum adat terhadap pelaku hamil di luar nikah di masyarakat Suku Serawai dilakukan melalui pemberian sanksi adat tertentu yang bertujuan untuk memulihkan keseimbangan sosial, menjaga kehormatan keluarga, serta memberikan efek jera bagi pelaku. Dalam perspektif siyasah syar‟iyyah, penerapan sanksi adat tersebut pada prinsipnya sejalan dengan tujuan syariat Islam (maqāṣid al-syarī‘ah), yaitu menjaga agama, keturunan, dan harta, selama sanksi yang diterapkan tidak bertentangan dengan nilai-nilai dasar syariat Islam. Dengan demikian, hukum adat yang berlaku di Desa Nanti Agung dapat dipandang sebagai bentuk kebijakan sosial yang mengandung unsur kemaslahatan bagi masyarakat.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIPEmail
Thesis advisorAndiko, Toha197508272000031001UNSPECIFIED
Thesis advisorMike, Etry198811192019032010UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: hamil di luar nikah, hukum adat, suku serawai, siyasah syar’iyyah.
Subjects: Syari'ah > Hukum Tata Negara
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Tatanegara
Depositing User: Muhammad Yusrizal
Date Deposited: 04 Sep 2026 07:29
Last Modified: 04 Sep 2026 07:29
URI: https://repository.uinfasbengkulu.ac.id/id/eprint/6928

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year