INTERVENSI ORANG TUA DALAM RUMAH TANGGA ANAK PERSPEKTIF HUKUM KELUARGA ISLAM (Studi di Desa Noman Baru Kecamatan Rupit Kabupaten Musi Rawas Utara)

Downloads

Downloads per month over past year

ELIZA, PITRI (2026) INTERVENSI ORANG TUA DALAM RUMAH TANGGA ANAK PERSPEKTIF HUKUM KELUARGA ISLAM (Studi di Desa Noman Baru Kecamatan Rupit Kabupaten Musi Rawas Utara). Undergraduate (S1) thesis, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.

[img] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (610kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (680kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (259kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (297kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (3MB)
[img] Text
PITRI ELIZA_2223110039.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Intervensi Orang Tua dalam Rumah Tangga Anak Perspektif Hukum Keluarga Islam (Studi di Desa Noman Baru Kecamatan Rupit Kabupaten Musi Rawas Utara)”. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih adanya keterlibatan orang tua dalam kehidupan rumah tangga anak yang telah menikah, baik dalam pengambilan keputusan, ekonomi, pengasuhan anak, tempat tinggal, maupun penyelesaian konflik. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui bentuk-bentuk intervensi orang tua pada kehidupan rumah tangga anak yang telah menikah di Desa Noman Baru Kecamatan Rupit Kabupaten Musi Rawas Utara; 2) mengetahui dan menganalisis perspektif Hukum Keluarga Islam terhadap intervensi orang tua dalam rumah tangga anak di Desa Noman Baru Kecamatan Rupit Kabupaten Musi Rawas Utara. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan yuridis sosiologis dan metode penelitian kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) bentuk intervensi orang tua dalam rumah tangga anak meliputi keterlibatan dalam pengambilan keputusan rumah tangga, pengelolaan ekonomi, pengasuhan anak, penentuan tempat tinggal, serta penyelesaian konflik antara suami dan istri. Keterlibatan tersebut umumnya didasari oleh kasih sayang, kepedulian, keinginan membantu, dan anggapan bahwa anak masih membutuhkan arahan dari orang tua. 2) Menurut perspektif Hukum Keluarga Islam, setelah seorang anak melangsungkan perkawinan, maka tanggung jawab dalam mengatur dan membina kehidupan rumah tangga pada dasarnya telah menjadi tanggung jawab suami dan istri. Suami dan istri memiliki hak dan kewajiban masing-masing untuk mengatur, mengambil xii keputusan, serta menyelesaikan permasalahan dalam rumah tangganya sendiri. Namun keterlibatan orang tua tidak dilarang secara mutlak selama dilakukan dalam bentuk nasihat, perhatian, bantuan, dan menjadi penengah ketika diperlukan. Namun, orang tua tidak dibenarkan mengambil alih kewenangan suami dan istri dalam mengatur rumah tangga. Keterlibatan yang berlebihan dapat menghilangkan kemandirian pasangan, menimbulkan konflik, mengurangi keharmonisan, dan menghambat terwujudnya keluarga sakinah.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIPEmail
UNSPECIFIEDFahimah, Iim197307122006042001UNSPECIFIED
UNSPECIFIEDTasri, Tasri1962082111991031002UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Intervensi Orang Tua, Rumah Tangga Anak, Hukum Keluarga Islam
Subjects: Syari'ah > Hukum Keluarga Islam
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: furqon adli
Date Deposited: 17 Sep 2026 01:14
Last Modified: 17 Sep 2026 01:14
URI: https://repository.uinfasbengkulu.ac.id/id/eprint/7123

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year