PERAN SATUAN RESERSE KRIMINAL KEPOLISIAN RESOR KOTA BENGKULU DALAM PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN KEKERASAN SEKSUAL TERHADAP ANAK BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 35 TAHUN 2014 TENTANG PERLINDUNGAN ANAK PERSPEKTIF FIQIH SIYASAH

Downloads

Downloads per month over past year

Pradeva, Yozie (2026) PERAN SATUAN RESERSE KRIMINAL KEPOLISIAN RESOR KOTA BENGKULU DALAM PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN KEKERASAN SEKSUAL TERHADAP ANAK BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 35 TAHUN 2014 TENTANG PERLINDUNGAN ANAK PERSPEKTIF FIQIH SIYASAH. Undergraduate (S1) thesis, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.

[img] Text
DEPAN.pdf

Download (2MB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (514kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (476kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (270kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (329kB)
[img] Text
YOZIE PRADEVA_ 2423760013.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kota Bengkulu dalam pencegahan dan penanggulangan kekerasan seksual terhadap anak berdasarkan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, serta menganalisisnya dalam perspektif fiqih siyasah. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan kualitatif melalui penelitian lapangan (field research). Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan informan anggota Satuan Reserse Kriminal Polresta Bengkulu, serta didukung oleh data sekunder berupa peraturan perundang-undangan, buku, dan jurnal yang relevan. Analisis data dilakukan secara kualitatif dengan metode berpikir deduktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran Satuan Reserse Kriminal Polresta Bengkulu dalam pencegahan dan penanggulangan kekerasan seksual terhadap anak telah dilaksanakan melalui upaya pre-emtif, preventif, dan represif sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Upaya tersebut dilakukan melalui edukasi, penyuluhan, patroli, pengawasan, pembentukan satuan tugas, penyelidikan, penyidikan, hingga pelimpahan perkara, serta pemberian perlindungan dan pendampingan kepada korban secara humanis. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi kendala berupa keterbatasan alat bukti, rendahnya tingkat pelaporan masyarakat, serta faktor sosial dan budaya. Dalam perspektif fiqih siyasah, peran kepolisian tersebut telah mencerminkan fungsi negara dalam menjaga kemaslahatan dan mencegah kemudaratan melalui penerapan prinsip sadd al-dzari’ah, amar ma’ruf nahi munkar, al-‘adl, serta fungsi himayah dalam memberikan perlindungan terhadap anak sebagai kelompok rentan.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIPEmail
UNSPECIFIEDRohmadi, Rohmadi197103201996031001UNSPECIFIED
UNSPECIFIEDFauzan,, Fauzan,197707252002121003UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: peran kepolisian, kekerasan seksual anak, fiqih siyasah
Subjects: Pascasarjana > Hukum Tata Negara
Syari'ah > Hukum Tata Negara
Divisions: Pascasarjana > Hukum Tata Negara (S2)
Depositing User: furqon adli
Date Deposited: 01 Oct 2026 03:07
Last Modified: 01 Oct 2026 03:07
URI: https://repository.uinfasbengkulu.ac.id/id/eprint/7540

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year