AGUSTINI, AGUSTINI (2026) DIAT PERSPEKTIF AL-QUR’AN DAN RELEVANSINYA DENGAN MEKANISME PERDAMAIAN DALAM PENYELESAIAN KASUS PEMBUNUHAN PADA MASYARAKAT LINTANG KABUPATEN EMPAT LAWANG. Doktoral (S3) thesis, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.
|
Text
DEPAN.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (843kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (673kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Download (756kB) |
|
|
Text
AGUSTINI_2323780032_compressed.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Penelitian ini untuk menganalisis diat dalam perspektif Al-Qur'an dan mengkaji relevansinya terhadap mekanisme perdamaian keluarga dalam penyelesaian kasus pembunuhan pada masyarakat Lintang Kabupaten Empat Lawang. Diyat merupakan salah satu instrumen penyelesaian tindak pidana pembunuhan yang diatur dalam Al-Qur'an, khususnya dalam QS. al-Baqarah [2]:178 dan QS. al-Nisā’ [4]:92. Pendekatan kualitatif digunakan dengan jenis penelitian tafsir tematik (mawḍū‘ī). Data diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap ayat-ayat Al-Qur'an, kitab-kitab tafsir klasik dan kontemporer, serta penelitian lapangan melalui wawancara dengan tokoh adat, tokoh agama, aparat desa, keluarga korban, dan keluarga pelaku di wilayah Lintang Kabupaten Empat Lawang. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan teknik triangulasi sumber untuk menjamin validitas temuan. Hasil penelitian mengungkapkan diat perspektif Al-Qur'an mengandung nilai-nilai keadilan, kemanusiaan, tanggung jawab, pemaafan, dan perdamaian. Mekanisme penyelesaian diyat meliputi pengakuan hak keluarga korban, pemberian kesempatan untuk memilih antara qiṣāṣ dan pemaafan, pembayaran kompensasi, serta pemulihan hubungan sosial. Adapun mekanisme perdamaian keluarga pada masyarakat Lintang dilakukan melalui mediasi tokoh adat dan tokoh agama, musyawarah keluarga, pemberian santunan atau kompensasi kepada keluarga korban, ikrar perdamaian, serta reintegrasi sosial kedua belah pihak ke dalam kehidupan masyarakat. Noveltinya yaitu substantif antara konsep diyat dalam Al-Qur'an dan praktik perdamaian keluarga pada masyarakat Lintang. Kesamaan tersebut terlihat pada keterlibatan keluarga korban dalam menentukan penyelesaian perkara, adanya pemberian kompensasi sebagai bentuk tanggung jawab, penggunaan musyawarah sebagai sarana penyelesaian konflik, penghapusan dendam, serta tujuan akhir berupa pemulihan hubungan sosial. Perbedaannya terletak pada bentuk dan prosedur pelaksanaan, di mana diyat dalam hukum Islam memiliki ketentuan normatif yang lebih rinci, sedangkan mekanisme masyarakat Lintang berkembang berdasarkan adat dan kesepakatan sosial. Praktik perdamaian keluarga dalam kasus pembunuhan pada masyarakat Lintang dapat dipahami sebagai bentuk aktualisasi nilai-nilai diat dalam konteks budaya lokal yang sejalan dengan prinsip keadilan.
| Item Type: | Thesis (Doktoral (S3)) | ||||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Diat, Al-Qur'an, Perdamaian Keluarga, Pembunuhan, Masyarakat Lintang. | ||||||||||||||||
| Subjects: | Pascasarjana > Studi Islam (S3) | ||||||||||||||||
| Divisions: | Pascasarjana > Studi Islam (S3) | ||||||||||||||||
| Depositing User: | furqon adli | ||||||||||||||||
| Date Deposited: | 02 Oct 2026 07:33 | ||||||||||||||||
| Last Modified: | 02 Oct 2026 07:33 | ||||||||||||||||
| URI: | https://repository.uinfasbengkulu.ac.id/id/eprint/7591 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
Downloads
Downloads per month over past year
Download Statistics
Download Statistics