MALINDA, RIKAH (2026) IMPLEMENTASI PASAL 101 AYAT (1) UNDANG-UNDANG NOMOR 8 TAHUN 2016 TENTANG PEMENUHAN HAK PEJALAN KAKI PENYANDANG DISABILITAS DI KOTA PALEMBANG PERSPEKTIF SIYASAH TANFIDZIAH (Studi Guiding Block di Kota Palembang). Undergraduate (S1) thesis, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.
|
Text
DEPAN.pdf Download (987kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (325kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (302kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (295kB) |
|
|
Text
RIKAH MALINDA_2223150081.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya implementasi Pasal 101 ayat (1) Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas terkait pemenuhan hak pejalan kaki bagi penyandang disabilitas di Kota Palembang, khususnya melalui penyediaan fasilitas guiding block. Pada praktiknya, masih ditemukan berbagai permasalahan seperti guiding block yang terputus, tertutup pedagang kaki lima, digunakan sebagai area parkir, serta pemasangan yang tidak sesuai standar. Kondisi tersebut menunjukkan adanya kesenjangan antara ketentuan hukum dengan realitas di lapangan sehingga hak aksesibilitas bagi penyandang disabilitas belum terpenuhi secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Pasal 101 ayat (1) Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 dalam pemenuhan hak pejalan kaki penyandang disabilitas melalui fasilitas guiding block di Kota Palembang serta menganalisisnya dalam perspektif Siyasah Tanfidziah. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian yuridis empiris dengan pendekatan perundang undangan (statute approach) dan pendekatan empiris (empirical approach). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Pasal 101 ayat (1) Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 di Kota Palembang belum berjalan secara efektif. Hal ini terlihat dari masih banyaknya fasilitas guiding block yang belum memenuhi standar aksesibilitas dan belum memberikan kenyamanan serta keamanan bagi penyandang disabilitas netra. Faktor yang mempengaruhi belum optimalnya implementasi tersebut antara lain kurangnya pengawasan pemerintah, minimnya koordinasi antar instansi, rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya fasilitas disabilitas, serta lemahnya evaluasi terhadap kebijakan yang telah diterapkan. Dalam perspektif Siyasah Tanfidziah, pemerintah memiliki tanggung jawab untuk melaksanakan kebijakan secara adil dan amanah guna menjamin terpenuhinya hak-hak masyarakat, termasuk penyandang disabilitas, sebagai bagian dari prinsip keadilan dalam Islam.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Implementasi, Penyandang Disabilitas, Guiding Block, Aksesibilitas, Siyasah Tanfidziah. | ||||||||||||
| Subjects: | Syari'ah > Hukum Tata Negara | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Tatanegara | ||||||||||||
| Depositing User: | furqon adli | ||||||||||||
| Date Deposited: | 05 Oct 2026 02:00 | ||||||||||||
| Last Modified: | 05 Oct 2026 02:00 | ||||||||||||
| URI: | https://repository.uinfasbengkulu.ac.id/id/eprint/7625 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
Downloads
Downloads per month over past year
Download Statistics
Download Statistics