MARHAMAH, SITI (2026) PEMAKNAAN DIRI DALAM FENOMENA HIJRAH: Studi Komparatif Filsafat Tindakan Paul Ricoeur dan Filsafat Khudi Muhammad Iqbal. Undergraduate (S1) thesis, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.
|
Text
BAB I.pdf Download (329kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (436kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (414kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Download (336kB) |
|
|
Text
SITI MARHAMAH NIM 2223440013_compressed.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Fenomena hijrah di tengah masyarakat modern, khususnya di kalangan generasi muda, tidak lagi sekadar dipahami sebagai perubahan penampilan atau praktik keagamaan, melainkan sebagai bagian dari proses pencarian makna diri dan transformasi batin. Dalam kehidupan yang cenderung materialistik dan penuh tekanan, hijrah hadir sebagai ruang refleksi yang berkaitan dengan kesadaran, kebebasan, dan tanggung jawab individu dalam menentukan arah hidupnya, meskipun dalam praktiknya sering disederhanakan hanya pada aspek lahiriah. Oleh karena itu, penelitian ini mengkaji fenomena hijrah melalui pendekatan filosofis dengan membandingkan pemikiran Paul Ricoeur dan Muhammad Iqbal, dengan fokus pada konsep pemaknaan diri dalam filsafat tindakan Ricoeur, konsep Khudi dalam pemikiran Iqbal, serta relevansi keduanya dalam memahami hijrah. Penelitian ini bertujuan memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang pemaknaan diri sekaligus memberikan kontribusi bagi kajian filsafat Islam dan filsafat kontemporer. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan study kepustakaan (library research), melalui analisis deskriptif, analitis, dan komparatif terhadap karya-karya kedua tokoh serta sumber pendukung lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menurut Paul Ricoeur, pemaknaan diri terbentuk melalui kesadaran reflektif, kebebasan, dan tanggung jawab moral dalam tindakan, sedangkan menurut Muhammad Iqbal, pemaknaan diri terwujud melalui penguatan Khudi sebagai proses pengembangan spiritual menuju kedekatan dengan Tuhan. Kedua pemikiran tersebut memiliki relevansi dalam memahami fenomena hijrah sebagai proses transformasi diri yang melibatkan kesadaran, kehendak, dan pembentukan identitas yang lebih bermakna, sehingga hijrah tidak hanya dipahami sebagai perubahan lahiriah, tetapi juga sebagai perjalanan menuju diri yang lebih autentik dan religius.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Hijrah, Khudi, Muhamad Iqbal, Paul Ricoeur, Pemaknaan Diri. | ||||||||||||
| Subjects: | Ushuluddin, Adab dan Dakwah > Aqidah dan Filsafat Islam | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah > Aqidah dan Filsafat Islam | ||||||||||||
| Depositing User: | furqon adli | ||||||||||||
| Date Deposited: | 05 Oct 2026 02:21 | ||||||||||||
| Last Modified: | 05 Oct 2026 02:21 | ||||||||||||
| URI: | https://repository.uinfasbengkulu.ac.id/id/eprint/7631 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
Downloads
Downloads per month over past year
Download Statistics
Download Statistics