ALFARISI, SALMAN (2026) IMPLEMENTASI UNDANG UNDANG NOMOR 22 TAHUN 2022 TENTANG PEMASYARAKATAN DALAM PEMBINAAN ANAK PERSPEKTIF FIQIH SIYASAH ( STUDI PADA LEMBAGA PEMBINAAN KHUSUS ANAK KELAS II BENGKULU). Magister (S2) thesis, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.
|
Text
DEPAN.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (216kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (388kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (164kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Download (164kB) |
|
|
Text
SALMAN ALFARISI_2423760027.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh lahirnya Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan yang membawa perubahan paradigma pemasyarakatan dari pendekatan penghukuman menuju pembinaan, rehabilitasi, dan reintegrasi sosial, khususnya terhadap anak yang berhadapan dengan hukum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bengkulu serta menganalisisnya dalam perspektif fiqih siyasah. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pimpinan, petugas pembinaan, serta pihak terkait di LPKA Kelas II Bengkulu. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan menggunakan teori implementasi kebijakan serta konsep fiqih siyasah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 di LPKA Kelas II Bengkulu telah berjalan cukup baik melalui pelaksanaan pembinaan kepribadian, pembinaan keagamaan, pendidikan, pelayanan kesehatan, pembinaan kemandirian dan keterampilan, serta program reintegrasi sosial bagi anak binaan. Implementasi tersebut mencerminkan upaya pemenuhan hak-hak anak sebagaimana diamanatkan oleh undang-undang. Dalam perspektif fiqih siyasah, implementasi Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 di LPKA Kelas II Bengkulu sejalan dengan prinsip kemaslahatan (maslahah), keadilan (al-'adl), perlindungan terhadap jiwa dan keturunan (hifz al-nafs dan hifz al-nasl), serta tanggung jawab negara dalam memberikan pembinaan dan perlindungan kepada anak yang berhadapan dengan hukum. Oleh karena itu, pelaksanaan pembinaan anak di LPKA merupakan bentuk nyata tanggung jawab negara dalam mewujudkan kemaslahatan umum dan perlindungan hak-hak anak.
| Item Type: | Thesis (Magister (S2)) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Implementasi, UU Nomor 22 Tahun 2022, LPKA, Anak Binaan, Fiqih Siyasah. | ||||||||||||
| Subjects: | Pascasarjana > Hukum Tata Negara | ||||||||||||
| Divisions: | Pascasarjana > Hukum Tata Negara (S2) | ||||||||||||
| Depositing User: | furqon adli | ||||||||||||
| Date Deposited: | 05 Oct 2026 02:34 | ||||||||||||
| Last Modified: | 05 Oct 2026 02:34 | ||||||||||||
| URI: | https://repository.uinfasbengkulu.ac.id/id/eprint/7641 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
Downloads
Downloads per month over past year
Download Statistics
Download Statistics