HERDIANSYAH, RAHMAD ELLEN (2026) HARMONJSASI MASYARAKAT PRIBUMI DAN MASYARAKAT PENDATANG (Studi EtnOgrafi Negeri Kecamatan Kabupaten Seluma). Undergraduate (S1) thesis, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.
|
Text
DEPAN.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (794kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (766kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (623kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Download (615kB) |
|
|
Text
RAHMAD ELLEN HERDIANSYAH_2223270059.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi Oleh fenomena keberagaman sosial-budaya di Desa Cahaya Negeri, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Seluma, yang dihuni Oleh masyarakat pribumi Suku Serawai (35%) dan masyarakat pendatang dari berbagai suku, yaitu Jawa (50%), Batak (10%), Minang (3%), dan Bugis (2%). Kehadiran masyarakat pendatang yang dimulai sejak program transmigrasi tahun 1980 menciptakan dinamika sosial yang unik antara dua kelompok dengan latar belakang budaya yang berbeda. Meskipun secara umum kehidupan bersama tampak harmonis, namun keharmonisan tersebut belum sepenuhnya terwujud dalam berbagai aspek kehidupan sosial, seperti yang terlihat dari kecenderungan pelaksanaan kegiatan perayaan desa yang masih bersifat terpisah berdasarkan kelompok masing-masing. Penelitian ini untuk mendeskripsikan: (l) pola interaksi masyarakat pribumi dan masyarakat pendatang, (2) faktor penghambat dalam membentuk harmonisasi, dan (3) faktor pendukung dalam membentuk harmonisasi di Desa Cahaya Negeri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnOgrafi model James P. Spradley. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam semi-terstruktur, dan dokumentasi terhadap sepuluh informan yang terdiri dari masyarakat pribumi, masyarakat pendatang, dan kepala desa- Analisis data dilakukan melalui empat tahapan etnografi Spradley, yaitu analisis domain, taksonomi, komponensial, dan tema budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola interaksi masyarakat berlangsung —harmonis dan bersifat asosiatif melalui interaksi sehari-hari, gotong royong, kegiatan keagamaan, perayaan desa, dan asimilasi. Faktor penghambat yang ditemukan meliputi adanya perbedaan bahasa, budaya, minimnya kegiatan lintas dusun, pertumbuhan komunitas eksklusif, dan hambatan psikologis pendatang baru. Faktor pendukung yang diterapkan adalah memperbanyak kegiatan bersama, memperkuat kegiatan keagamaan, menumbuhkan sikap adaptif, mengoptimalkan peran pemerintah desa, serta menegakkan nilai kekompakan sosial.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Harmonisasi sosial, Masyarakat pribumi, Masyarakat pendatang, Interaksi sosial | ||||||||||||
| Subjects: | Tarbiyah dan Tadris > Tadirs Ilmu Pengetahuan Sosial | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Tadris > Tadirs Ilmu Pengetahuan Sosial | ||||||||||||
| Depositing User: | furqon adli | ||||||||||||
| Date Deposited: | 05 Oct 2026 06:59 | ||||||||||||
| Last Modified: | 05 Oct 2026 06:59 | ||||||||||||
| URI: | https://repository.uinfasbengkulu.ac.id/id/eprint/7687 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
Downloads
Downloads per month over past year
Download Statistics
Download Statistics