ANALISIS PENGGUNAAN APLIKASI MODIFIKASI (FAKE GPS) OLEH DRIVER OJEK ONLINE MAXIM PERSPEKTIF HUKUM EKONOMI SYARIAH (Studi Kota Bengkulu)

Downloads

Downloads per month over past year

YUSRIL, YUSRIL (2026) ANALISIS PENGGUNAAN APLIKASI MODIFIKASI (FAKE GPS) OLEH DRIVER OJEK ONLINE MAXIM PERSPEKTIF HUKUM EKONOMI SYARIAH (Studi Kota Bengkulu). Undergraduate (S1) thesis, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.

[img] Text
1. COVER.pdf

Download (2MB)
[img] Text
2. BAB I.pdf

Download (679kB)
[img] Text
3. BAB II.pdf

Download (844kB)
[img] Text
4. BAB III.pdf

Download (593kB)
[img] Text
6. BAB V DAN DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (518kB)
[img] Text
8. YUSRIL_2223120058.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Meningkatnya persaingan antar driver ojek online Maxim di Kota Bengkulu mendorong sebagian driver menggunakan aplikasi modifikasi (Fake GPS) untuk meningkatkan peluang memperoleh order. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini difokuskan untuk menjawab dua rumusan masalah, yaitu bagaimana praktik penggunaan aplikasi modifikasi (Fake GPS) oleh driver ojek online Maxim di Kota Bengkulu dan bagaimana tinjauan Hukum Ekonomi Syariah terhadap praktik tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui praktik penggunaan aplikasi modifikasi (Fake GPS) oleh driver ojek online Maxim di Kota Bengkulu serta menganalisisnya berdasarkan perspektif Hukum Ekonomi Syariah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan hukum empiris (sosiologis). Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap 10 informan yang terdiri atas driver Maxim pengguna Fake GPS, driver non-pengguna, pihak yang memahami aturan kemitraan, dan informan pendukung. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Analisis penelitian didasarkan pada prinsip-prinsip Hukum Ekonomi Syariah, yaitu keadilan (‘adl), kejujuran (sidq), amanah, kerelaan (an-tarāḍin), larangan gharar, larangan tadlīs, serta akad ijarah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Fake GPS dilakukan dengan memanipulasi lokasi agar sistem aplikasi mendeteksi driver berada pada titik strategis sehingga peluang memperoleh order menjadi lebih besar. Faktor yang melatarbelakangi praktik x tersebut adalah tingginya persaingan, pendapatan yang tidak menentu, dan kemudahan akses teknologi. Praktik ini menimbulkan persaingan tidak sehat, ketidakadilan dalam distribusi order, serta kerugian bagi driver lain. Dalam perspektif Hukum Ekonomi Syariah, penggunaan Fake GPS bertentangan dengan prinsip keadilan, kejujuran, amanah, dan kerelaan, serta mengandung unsur gharar dan tadlīs. Oleh karena itu, praktik tersebut tidak dibenarkan karena lebih banyak menimbulkan kemudaratan daripada kemaslahatan.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIPEmail
Thesis advisorGusmansyah, Wery19820212011011009UNSPECIFIED
Thesis advisorSari, Risfiana Mayang199305112020122012UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Fake GPS, Driver Maxim, Hukum Ekonomi Syariah, Ijarah, Tadlis, Gharar.
Subjects: Syari'ah > Hukum Ekonomi Syari'ah
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Ekonomi Syari'ah
Depositing User: Muhammad Yusrizal
Date Deposited: 07 Oct 2026 01:33
Last Modified: 07 Oct 2026 01:33
URI: https://repository.uinfasbengkulu.ac.id/id/eprint/7889

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year