SENDIAWATI, ANITA (2026) ANALISIS PRAKTIK SEWA MENYEWA SAWAH MELALUI JASA PERANTARA DALAM PERSPEKTIF HUKUM EKONOMI SYARIAH (Studi Kasus Di Desa Tanjung Agung, Kecamatan Tanjung Agung Palik, Kabupaten Bengkulu Utara). Undergraduate (S1) thesis, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.
|
Text
DEPAN.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (409kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (570kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (247kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Download (216kB) |
|
|
Text
ANITA SENDIAWATI_2223120083.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Ada dua persoalan yang dikaji dalam skripsi ini yaitu: (1) Bagaimana praktik sewa menyewa sawah melalui jasa perantara di Desa Tanjung Agung Kecamatan Tanjung Agung Palik Kabupaten Bengkulu Utara. (2) Bagaimana tinjauan Hukum Ekonomi Syariah terhadap sewa menyewa sawah melalui jasa perantara di Desa Tanjung Agung Kecamatan Tanjung Agung Palik Kabupaten Bengkulu Utara. Jenis Penelitian ini adalah metode lapangan (field research), artinya data yang dijadikan rujukan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi. Wawancara dilakukan kepada pemilik sawah, penyewa dan perantara. Kemudian data tersebut diuraikan, di analisis dan dibahas untuk menjawab persoalan tersebut. Dari hasil penelitian ditemukan (1) Praktik sewa menyewa yang dilakukan di Desa Tanjung Agung menggunakan jasa perantara, perantara yaitu orang yang di beri kepercayaan untuk menyewakan sawahnya kepada penyewa, jika perantara berhasil menjualkan sewa sawah tersebut maka pemilik sawah akan memberikan kompensasi sebesar 5% dari harga sewa sawah. Tetapi dalam praktiknya perantara memperbesar harga sewa sawah tersebut tanpa sepengetahuan pemilik sawah yang awalnya perjanjian atau akad yang dilakukan dengan pemilik sawah berbeda dengan akad yang dilakukan dengan penyewa, maka dalam praktik ini perantara mendapat keuntungan ganda. Pertama kompensasi dari pemilik sawah. Kedua keuntungan yang didapati dari penyewa sawah dari hasil penjualan sewa sawah yang ia lebihkan dari akad awal dengan pemilik sawah. (2) Praktik sewa menyewa sawah yang terjadi di Desa Tanjung Agung Kecamatan Tanjung Agung Palik Kabupaten Bengkulu Utara dengan menggunakan jasa perantara, seperti penjelasan di atas, maka apabila dianalisis dari hukum ekonomi syariah penulis berpendapat praktik tersebut tidak dibolehkan karena didalamnya terkandung unsur riba, tadlis (penipuan), gharar (ketidakjelasan) dimana perantara tidak jujur kepada pemilik sawah dan kepada si penyewa tentang harga sewa sawah.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Sewa Menyewa Sawah, Jasa Perantara, Hukum Ekonomi Syariah. | ||||||||||||
| Subjects: | Syari'ah > Hukum Ekonomi Syari'ah | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Ekonomi Syari'ah | ||||||||||||
| Depositing User: | Muhammad Yusrizal | ||||||||||||
| Date Deposited: | 07 Oct 2026 08:14 | ||||||||||||
| Last Modified: | 07 Oct 2026 08:14 | ||||||||||||
| URI: | https://repository.uinfasbengkulu.ac.id/id/eprint/7956 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
Downloads
Downloads per month over past year
Download Statistics
Download Statistics