NURRAMASARI, HERSA (2026) PERAN DINAS PPKBP3A KABUPATEN BENGKULU SELATAN TERHADAP PERLINDUNGAN ANAK KORBAN CHILD GROOMING PERSPEKTIF SIYASAH TANFIDZIYAH. Magister (S2) thesis, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.
|
Text
1. DEPAN.pdf Download (956kB) |
|
|
Text
2. BAB I.pdf Download (664kB) |
|
|
Text
3. BAB II.pdf Download (438kB) |
|
|
Text
4. BAB III.pdf Download (335kB) |
|
|
Text
6. BAB V DAN DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (140kB) |
|
|
Text
8.HERSA NURRAMASARI_2423760022.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Perlindungan anak merupakan bagian integral penegakan hak asasi manusia, sedangkan child grooming berkembang sebagai kejahatan seksual tersembunyi (hidden crime) melalui manipulasi psikologis bertahap dan belum diatur eksplisit sebagai delik tersendiri dalam hukum positif Indonesia. Penelitian ini menganalisis peran Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Bengkulu Selatan dalam melindungi anak korban child grooming, faktor pendukung-penghambatnya, serta tinjauan Siyasah Tanfidziyah atasnya. Penelitian yuridis empiris ini bersifat deskriptif analitis dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan empiris; data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, lalu dianalisis kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan DPPKBP3A telah menjalankan tujuh bentuk peran perlindungan penerimaan pengaduan, pencegahan sosialisasi, asesmen penjangkauan, pendampingan korban dan hukum, koordinasi lintas sektor, serta pemulihan korban dengan kapasitas kuratif lebih kuat dibanding preventif. Faktor pendukung meliputi tersedianya SOP dan jejaring lintas sektor; faktor penghambat mencakup keterlambatan pelaporan, keterbatasan forensik digital, dan minimnya pemantauan pascapemulihan. Ditinjau dari Siyasah Tanfidziyah, peran tersebut mencerminkan prinsip amanah, maslahah, dan keadilan, namun penerapan sadd al-dzari'ah dan mas'uliyyah belum optimal karena orientasi perlindungan masih dominan responsif. Penelitian ini menyimpulkan penguatan pencegahan, kapasitas kelembagaan, dan keberlanjutan pemulihan korban menjadi prasyarat utama agar DPPKBP3A mewujudkan perlindungan anak sejalan dengan amanah konstitusional dan tujuan Siyasah Tanfidziyah.
| Item Type: | Thesis (Magister (S2)) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Perlindungan Anak, Child Grooming, DPPKBP3A, Siyasah Tanfidziyah | ||||||||||||
| Subjects: | Pascasarjana > Hukum Tata Negara | ||||||||||||
| Divisions: | Pascasarjana > Hukum Tata Negara (S2) | ||||||||||||
| Depositing User: | furqon adli | ||||||||||||
| Date Deposited: | 08 Oct 2026 03:39 | ||||||||||||
| Last Modified: | 08 Oct 2026 03:39 | ||||||||||||
| URI: | https://repository.uinfasbengkulu.ac.id/id/eprint/8047 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
Downloads
Downloads per month over past year
Download Statistics
Download Statistics