GUSTI, RAGA PRATAMA SATRIA (2026) TELA’AH KRITIS SISTEM ARISAN DAGING DI DESA TUNGKAL KECAMATAN PINO RAYA DALAM PERPEKTIF MASLAHAH. Undergraduate (S1) thesis, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.
|
Text
DEPAN.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (513kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (572kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (399kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Download (464kB) |
|
|
Text
RAGA PRATAMA SATRIA GUSTI_2111130133.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem arisan daging di Desa Tungkal Kecamatan Pino Raya dalam perspektif maslahah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan field research. Teknik analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang diarahkan pada analisis maslahah–mafsadah berdasarkan teori maqāṣid asy-syarī'ah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme arisan daging dilakukan melalui penghimpunan iuran rutin selama sebelas bulan yang kemudian digunakan untuk membeli hewan ternak, menyembelih, dan membagikan daging secara merata kepada seluruh anggota. Bentuk akad yang digunakan didasarkan pada prinsip ta'awun, kebersamaan, dan kesepakatan lisan tanpa perjanjian tertulis formal. Dari perspektif maslahah, praktik ini memberikan kemaslahatan pada tiga tingkatan. Pertama, maslahah ḍarūriyyah tercermin dalam pemenuhan kebutuhan pangan (hifẓ an-nafs) dan pengamanan harta anggota melalui tabungan kolektif (hifẓ almāl). Kedua, maslahah ḥājiyyah tercermin dalam kemudahan pembayaran bertahap yang meringankan beban ekonomi masyarakat berpenghasilan rendah. Ketiga, maslahah taḥsīniyyah tercermin dalam penguatan ukhuwah, solidaritas sosial, dan budaya gotong royong. Namun demikian, ditemukan adanya praktik peminjaman dana arisan yang mengendap kepada masyarakat dengan tambahan pembayaran Rp100.000,00 per bulan untuk setiap Rp1.000.000,00 pinjaman. Dalam fikih muamalah, praktik ini berpotensi masuk dalam kategori qardh jarra naf'an dan mengandung unsur riba apabila tambahan tersebut disyaratkan sejak awal, yang menjadi sumber mafsadah. Berdasarkan kaidah tarjīḥ dan dar'u almafāsid muqaddam 'alā jalbi al-maṣāliḥ, praktik arisan daging tetap sesuai perspektif maslahah selama manfaatnya lebih besar daripada mudaratnya, asalkan dikelola tanpa tambahan yang disyaratkan dalam akad pinjaman dan dilengkapi aturan tertulis untuk menghindari gharar.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Arisan Daging, Maslahah, Maqāṣid asy-Syarī'ah, Qardh, Ta'awun. | ||||||||||||
| Subjects: | Ekonomi dan Bisnis Islam > Ekonomi Syari`ah | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Ekonomi Syari`ah | ||||||||||||
| Depositing User: | Muhammad Yusrizal | ||||||||||||
| Date Deposited: | 21 Oct 2026 02:19 | ||||||||||||
| Last Modified: | 21 Oct 2026 02:19 | ||||||||||||
| URI: | https://repository.uinfasbengkulu.ac.id/id/eprint/8298 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
Downloads
Downloads per month over past year
Download Statistics
Download Statistics