Oktaviani Fanidia, Rima (2024) IMPLEMENTASI SANKSI HUKUM BAGI PENGGUNA MODIFIKASI MOTOR KNALPOT RACING BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 22 TAHUN 2009 TENTANG LALU LINTAS DAN ANGKUTAN JALAN PERSPEKTIF FIQH SIYASAH (Studi Kasus di Wilayah Hukum Kepolisian Daerah Bengkulu). Undergraduate (S1) thesis, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.
![]() |
Text
DEPAN.pdf Download (2MB) |
![]() |
Text
BAB I.pdf Download (629kB) |
![]() |
Text
BAB II.pdf Download (731kB) |
![]() |
Text
BAB III.pdf Download (343kB) |
![]() |
Text
LAMPIRAN.pdf Download (1MB) |
![]() |
Text (Tesis)
RIMA OKTAVIANI FANIDIA_2223760012.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Ada dua persoalan yang dikaji dalam skripsi ini, yaitu: 1. Bagaimana Sanksi Hukum Bagi Pengguna Modifikasi Motor Knalpot Racing Berdasarkan UndangUndang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan di Wilayah Hukum Kepolisian Daerah Bengkulu. 2. Bagaimana Sanksi Hukum Bagi Pengguna Modifikasi Motor Knalpot Racing Berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan di Wilayah Hukum Kepolisian Daerah Bengkulu Perspektif Fiqh Siyasah, Jenis penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research), yaitu objek penelitian langsung pada Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Kepolisian Daerah Bengkulu dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa. Sanksi Hukum Bagi Pengguna Modifikasi Motor Knalpot Racing Berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan di Direktorat Lalu Lintas Kepolisian daerah Bengkulu, sudah dilaksankan namun belum optimal yaitu sanksi pidana berupa pelanggaran knalpor racing dinenakan pasal 285 Jo Pasal 106 ayat (3) pidana 1 bulan, sanksi perdata dapat berupa surat tilang, berkewajiban untuk memenuhi kewajiban dan hilangnya suatu keadaan hukum. Upaya dilakukan dengan upaya Preventif berupahimbauan dan sosialisasi dan kedua upaya Represif berupa tuguran dan tilang yang dilakukan oleh Ditlantas Polda Bengkulu. Prinsip-prinsip Fiqh Siyasah seperti kemaslahatan umum, keadilan, pencegahan, dan kewenangan pemerintah mendukung tindakan ini, dengan tujuan melindungi keselamatan dan kepentingan masyarakat. Penegakan hukum yang efektif memerlukan kerjasama antara pemerintah dan masyarakat, penggunaan teknologi modern, serta pendekatan edukatif, sehingga diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan harmonis bagi semua
Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) | ||||||||||||
---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Contributors: |
|
||||||||||||
Uncontrolled Keywords: | Sanksi Hukum, Knalpot Racing dan Fiqh Siyasah | ||||||||||||
Subjects: | Pascasarjana > Hukum Tata Negara | ||||||||||||
Divisions: | Pascasarjana > Hukum Tata Negara (S2) | ||||||||||||
Depositing User: | furqon adli | ||||||||||||
Date Deposited: | 14 Mar 2025 08:05 | ||||||||||||
Last Modified: | 14 Mar 2025 08:05 | ||||||||||||
URI: | http://repository.uinfasbengkulu.ac.id/id/eprint/4181 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
Downloads
Downloads per month over past year