NISA, FITRA KHAIRUN (2025) TRADISI ZIARAH KUBUR SEBELUM AKAD NIKAH PRESPEKTIF URF (Studi Kasus di Desa Lubuk Tapi Kecamatan Ulu Manna Kabupaten Bengkulu Selatan). Undergraduate (S1) thesis, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.
|
Text
DEPAN.pdf Download (629kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (274kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (594kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (220kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Download (201kB) |
|
|
Text (Skripsi)
FITRA KHAIRUN NISA_2111110033.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Tradisi ziarah kubur sebelum akad nikah merupakan salah satu adat yang masih dipraktikkan oleh masyarakat Desa Lubuk Tapi, Kecamatan Ulu Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan. Tradisi ini dilakukan sebagai bagian dari rangkaian adat pernikahan yang bertujuan untuk mendoakan keluarga yang telah meninggal dunia serta memberikan nasihat adat kepada calon pengantin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan tradisi ziarah kubur sebelum akad nikah di Desa Lubuk Tapi dan menganalisisnya dalam perspektif ‗urf. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dengan tokoh adat, tokoh agama, orang tua, dan calon pengantin, serta dokumentasi dan studi kepustakaan. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi ziarah kubur sebelum akad nikah telah berlangsung secara turun-temurun dan menjadi kebiasaan yang diterima oleh masyarakat Desa Lubuk Tapi. Pelaksanaannya meliputi persiapan, kunjungan ke makam keluarga, pembacaan doa, tabur bunga, serta penyampaian nasihat adat. Tradisi ini mengandung nilai sosial, budaya, dan spiritual yang berfungsi sebagai pengingat akan kematian serta penguatan ikatan kekeluargaan. Ditinjau dari perspektif ‗urf, tradisi ziarah kubur sebelum akad nikah termasuk dalam kategori „urf shahih, karena berlaku umum, tidak bertentangan dengan Al-Qur‘an dan Sunnah, serta tidak mengandung unsur yang menghalalkan yang haram. Namun, dalam praktiknya terdapat pemahaman sebagian masyarakat yang mengaitkan tradisi tersebut dengan keyakinan terhadap gangguan atau musibah apabila tidak dilaksanakan, yang berpotensi menyimpang apabila diyakini secara mutlak.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Ziarah, Adat Pernikahan, Urf. | ||||||||||||
| Subjects: | Syari'ah > Hukum Keluarga Islam | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Keluarga Islam | ||||||||||||
| Depositing User: | furqon adli | ||||||||||||
| Date Deposited: | 19 Aug 2026 01:55 | ||||||||||||
| Last Modified: | 19 Aug 2026 01:55 | ||||||||||||
| URI: | https://repository.uinfasbengkulu.ac.id/id/eprint/6367 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
Downloads
Downloads per month over past year
Download Statistics
Download Statistics