NILAI-NILAI PENDIDIKAN DALAM CERITA RAKYAT MASYARAKAT SUKU PEKAL DI KABUPATEN MUKOMUKO PROVINSI BENGKULU

Downloads

Downloads per month over past year

GUNAWAN, RENDI (2026) NILAI-NILAI PENDIDIKAN DALAM CERITA RAKYAT MASYARAKAT SUKU PEKAL DI KABUPATEN MUKOMUKO PROVINSI BENGKULU. Undergraduate (S1) thesis, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.

[img] Text
DEPAN_RENDI.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (521kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (634kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (529kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (623kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (1MB)
[img] Text
RENDI GUNAWAN_1911290034_compressed.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya cerita rakyat sebagai warisan budaya lisan yang mengandung nilai-nilai pendidikan bagi masyarakat, khususnya cerita rakyat Malin Deman yang berkembang di kalangan masyarakat suku Pekal, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu. Meskipun memiliki nilai budaya yang kuat dan berkaitan erat dengan tradisi tari gandai, kajian akademik terhadap cerita ini, terutama dari sisi nilai pendidikan dan amanat, masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk nilai-nilai pendidikan dan bentuk amanat yang terkandung dalam cerita rakyat Malin Deman.Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data primer berupa teks cerita rakyat Malin Deman, sedangkan data sekunder berasal dari buku, jurnal, dan penelitian terdahulu. Data dikumpulkan melalui studi pustaka dan dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi, dengan keabsahan data diperiksa menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerita rakyat Malin Deman mengandung empat nilai pendidikan, yaitu nilai moral, religius, sosial, dan budaya. Nilai moral tercermin melalui kejujuran, tanggung jawab, dan pengendalian diri tokoh; nilai religius tampak pada kepercayaan terhadap dunia kayangan; nilai sosial terlihat pada kebersamaan dan kepedulian antarwarga; sedangkan nilai budaya tercermin dalam asal-usul tari gandai. Amanat dalam cerita ini disampaikan secara dominan melalui bentuk tidak langsung, mencakup larangan berbuat curang, pentingnya pengendalian diri, tanggung jawab dalam cinta, kepedulian sosial, serta pelestarian budaya. Dengan demikian, cerita rakyat Malin Deman berfungsi tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana pendidikan karakter dan pelestarian nilai budaya masyarakat suku Pekal.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIPEmail
Thesis advisorAndra, Vebbi19808022015032002UNSPECIFIED
Thesis advisorFriantary, Heny198508022015032002UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: nilai pendidikan, cerita rakyat, suku Pekal, amanat
Subjects: Tarbiyah dan Tadris > Tadris Bahasa Indonesia
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Tadris > Tadris Bahasa Indonesia
Depositing User: john hendri
Date Deposited: 28 Aug 2026 07:18
Last Modified: 28 Aug 2026 07:18
URI: https://repository.uinfasbengkulu.ac.id/id/eprint/6519

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year