PUTRI, DEVI HARYANI (2026) ANALISIS FAKTOR SOSIAL BUDAYA PADA PERILAKU AGRESI DIGITAL REMAJA DI PERUMAHAN RAFFLESIA ASRI KOTA BENGKULU. Undergraduate (S1) thesis, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.
|
Text
HALAMAN DEPAN.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (272kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (717kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (245kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Download (347kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Download (5MB) |
|
|
Text
DEVI HARYANI PUTRI_2223320050.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (8MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk perilaku agresi digital serta menganalisis faktor sosial dan budaya yang memengaruhi perilaku agresi digital remaja di Perumahan Rafflesia Asri RT 049 Kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Informan penelitian terdiri atas lima remaja sebagai informan utama dan tiga informan pendukung. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahap open coding, axial coding, dan selective coding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk agresi digital yang ditemukan meliputi cyberbullying dan flaming. Cyberbullying ditunjukkan melalui perilaku mengejek, menyindir, mempermalukan, melakukan roasting, menyebarkan tangkapan layar percakapan, serta membuat atau menyebarkan konten yang merendahkan. Sementara itu, flaming ditunjukkan melalui penggunaan bahasa kasar, provokasi, saling membalas perkataan, dan komunikasi emosional dalam konflik. Adapun hate speech dan doxing tidak ditemukan dalam penelitian. Faktor sosial yang memengaruhi perilaku tersebut meliputi pengaruh teman sebaya, tekanan kelompok, kebutuhan untuk diterima, provokasi dan penguatan dari teman, lingkungan interaksi, serta pengawasan keluarga dan kontrol sosial. Faktor budaya meliputi budaya komunikasi kasar, budaya populer digital, norma kelompok, serta normalisasi agresi sebagai candaan dan bentuk keakraban. Temuan penelitian menunjukkan bahwa agresi digital tidak semata mata merupakan tindakan individual, tetapi terbentuk melalui interaksi antara individu, kelompok sosial, budaya komunikasi, dan lingkungan digital. Media digital menjadi ruang yang memungkinkan perilaku tersebut ditampilkan, diperkuat, dan diulang.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Uncontrolled Keywords: | faktor sosial budaya, agresi digital, remaja, cyberbullying, flaming. | ||||||||||||
| Subjects: | Ushuluddin, Adab dan Dakwah > Bimbingan Dan Konseling Islam | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah > Bimbingan Dan Konseling Islam | ||||||||||||
| Depositing User: | merdansyah merdansyah | ||||||||||||
| Date Deposited: | 01 Sep 2026 06:46 | ||||||||||||
| Last Modified: | 01 Sep 2026 06:46 | ||||||||||||
| URI: | https://repository.uinfasbengkulu.ac.id/id/eprint/6730 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
Downloads
Downloads per month over past year
Download Statistics
Download Statistics