RESILIENSI PSIKOLOGIS MASYARAKAT PASCA BENCANA BANJIR (STUDI DI DESA PONDOK BATU, KABUPATEN MUKOMUKO)

Downloads

Downloads per month over past year

JENI, SUSANTI (2026) RESILIENSI PSIKOLOGIS MASYARAKAT PASCA BENCANA BANJIR (STUDI DI DESA PONDOK BATU, KABUPATEN MUKOMUKO). Undergraduate (S1) thesis, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.

[img] Text
DEPAN.pdf

Download (752kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (246kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (281kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (241kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (232kB)
[img] Text
SKRIPSI JENI SUSANTI NIM 2111320072.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Resiliensi psikologis masyarakat pasca banjir (studi di desa pondok batu, kabupaten mukomuko). Pasca bencana, masyarakat di hadapkan pada berbagai tekanan emosional seperti rasa takut, cemas, trauma, dan ketidakpastian dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan terdiri dari 8 orang kepala keluarga. Teknik pengumpulan data di lakukan melalui wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles & Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan psikologis yang belum optimal atau belum terbentuk, ditemukan bahwa para informan mengalami kecemasan dan ketakutan pasca banjir. Mereka mengungkapkan perasaan cemas, takut kehilangan harta benda, dan kekhawatiran terhadap keselamatan anggota keluarga ketika hujan deras kembali terjadi. Hal ini menjadi dasar untuk memahami kondisi masyarakat dalam Resiliensi psikologis mayarakat pasca bencana banjir belum terbentuk secara optimal, namun sudah mulai berkembang melalui proses penyesuaian diri. Masyarakat masih mengalami kecemasan, rasa takut ketika hujan deras, kekhawatiran kehilangan harta benda, serta perasaan tidak aman. Kondisi ini menunjukkan bahwa secara emosional mereka masih rentan terhadap ancaman banjir susulan. Namun demikian, masyarakat juga menunjukkan kemampuan untuk bertahan dan bangkit melalui beberapa bentuk resiliensi, yaitu: (Regulasi emosi, Kontrol impuls, Analisis kausal, Efikasi diri, Optimisme, Empati dan dukungan sosial, dan Pengembangan diri). Faktorfaktor yang membentuk Resiliensi Psikologis Masyarakat Desa Pondok Batu pasca bencana banjir terdiri atas faktor internal tercermin dari kemampuan masyarakat dalam mengelola emosi, keyakinanan terhadap kemampuan diri, cara mengendalikan ix reaksi emosional, serta strategi coping yang di gunakan dalam menghadapi tekanan ekonomi dan situasi pasca bencana. dan eksternal tampak dari adanya dukungan keluarga, hubungan dengan lingkungan sekitar, kondisi sosial ekonomi, serta bentuk empati dan kepedulian antar warga yang di rasakan masyarakat sebagai sumber penguatan psikologis dalam menghadapi kondisi krisis. Penelitian ini di harapkan dapat memberikan kontribusi akademik dan praktis dalam pengembangan pendekatan guna membantu memberikan dasar bagi pengembangan program pendampingan psikososial berbasis komunitas dan bimbingan konseling bagi masyarakat terdampak banjir

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIPEmail
Thesis advisorSejati, Sugeng198206042006041001UNSPECIFIED
Thesis advisorHaryati, Asti199108252023212050UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Resiliensi Psikologis, pasca Bencana Banjir, Masyarakat Terdampak
Subjects: Ushuluddin, Adab dan Dakwah > Bimbingan Dan Konseling Islam
Divisions: Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah > Bimbingan Dan Konseling Islam
Depositing User: Dr Syahril Syahril
Date Deposited: 07 Sep 2026 08:32
Last Modified: 07 Sep 2026 08:32
URI: https://repository.uinfasbengkulu.ac.id/id/eprint/6960

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year