WIJAYA, ANGGI SAPTA (2026) IMPLIKASI PODCAST YOUTUBE SEBAGAI MEDIA MEMBUKA KASUS KONFLIK KELUARGA PERSPEKTIF HUKUM KELUARGA ISLAM ( STUDI KASUS PODCAST DENNY SUMARGO ). Magister (S2) thesis, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.
|
Text
DEPAN.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (185kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (581kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (96kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Download (178kB) |
|
|
Text
ANGGI SAPTA WIJAYA_2423680010.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Podcast YouTube “Curhat Bang” Denny Sumargo, sering menampilkan konflik keluarga yang sebelumnya bersifat pribadi menjadi konsumsi publik. Media digital seperti youtube kini memiliki pengaruh besar terhadap cara masyarakat memandang masalah rumah tangga, perceraian, perselingkuhan, dan penyelesaian konflik keluarga.Podcast dapat memberikan edukasi dan pelajaran sosial kepada masyarakat, namun di sisi lain juga berpotensi bertentangan dengan prinsip hukum keluarga Islam yang mengajarkan menjaga aib, kehormatan keluarga, dan menyelesaikan masalah melalui musyawarah serta perdamaian.Kondisi ini menimbulkan persoalan baru dalam perspektif Hukum Keluarga Islam, khususnya terkait batas antara keterbukaan informasi dan kewajiban menjaga kehormatan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implikasi pengungkapan konflik keluarga dalam podcast, serta mengkaji praktik media podcast sebagai media membuka konflik keluarga dalam perpektif hukum keluarga islam.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian pustaka (library research), yang menggunakan pendekatan netnografi dan fenomenologi. Data dianalisis melalui kajian terhadap konsep, teori, serta fenomena yang terjadi pada podcast “Curhat Bang” yang dipandu oleh Denny Sumargo.Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk penyampaian konflik keluarga dalam podcast disajikan secara runtut, mulai dari latar belakang hingga penyelesaian, sehingga mudah dipahami oleh audiens. Podcast dapat memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang masalah rumah tangga sehingga dapat menjadi pelajaran agar tidak melakukan kesalahan yang sama, kemudian dengan adanya podcast pengungkapan konflik keluarga secara terbuka juga dapat menimbulkan penilaian publik yang tidak seimbang serta tekanan psikologis bagi pihak yang terlibat.Dalam perspektif Hukum Keluarga Islam, praktik membuka konflik keluarga secara terbuka tidak diperbolehkan (Haram) karena mengandung unsur membuka aib (satr al-„aib) dan berpotensi menimbulkan ghibah. Hal ini bertentangan dengan prinsip menjaga kehormatan (ḥifẓ al-„ird) dalam maqāṣid al syarī„ah.
| Item Type: | Thesis (Magister (S2)) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Podcast YouTube, Konflik Keluarga, Hukum Keluarga Islam | ||||||||||||
| Subjects: | Syari'ah > Hukum Keluarga Islam | ||||||||||||
| Depositing User: | john hendri | ||||||||||||
| Date Deposited: | 23 Sep 2026 01:05 | ||||||||||||
| Last Modified: | 23 Sep 2026 01:05 | ||||||||||||
| URI: | https://repository.uinfasbengkulu.ac.id/id/eprint/7271 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
Downloads
Downloads per month over past year
Download Statistics
Download Statistics