ANGGRAINI, NURLIA (2026) EKSPLORASI PENGALAMAN SUBJEKTIF ANAK BINAAN DALAM PROGRAM PEMBINAAN MENTAL DI LEMBAGA PEMBINAAN KHUSUS ANAK KELAS II BENGKULU. Undergraduate (S1) thesis, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.
|
Text
DEPAN.pdf Download (867kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (250kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (239kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (235kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Download (287kB) |
|
|
Text
NURLIA ANGGRAINI_ 22233200013.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan eksplorasi pengalaman subjektif anak binaan dalam program pembinaan mental. Metode yang digunakan Adalah metode Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) yang mengacu pada tahapan analisis menurut Jonathan A. Smith dkk. Penelitian dilaksanakan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Kota Bengkulu dengan sumber data berupa primer dari lima informan utama dan dua informan pendukung, sedangkan data sekunder dari teori dan penelitian terdahulu. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa eksplorasi pengalaman subjektif anak binaan di LPKA Kelas II Kota Bengkulu dalam dimensi pada dimensi kognitif, anak menunjukkan perubahan pola pikir yang lebih matang, meningkatnya kemampuan refleksi diri, kesadaran terhadap kesalahan, serta kemampuan memahami konsekuensi dari setiap tindakan. Pada dimensi emosional, anak menjadi lebih mampu mengelola emosi, mengekspresikan perasaan secara sehat, menerima keadaan, serta memiliki motivasi untuk memperbaiki diri dan membangun masa depan yang lebih baik. Sementara itu, pada dimensi sosial, anak mengalami peningkatan kemampuan berinteraksi, bekerja sama, menghargai orang lain, serta membangun hubungan sosial yang lebih positif dengan teman, pembina, guru, dan keluarga. Selain itu, pengalaman subjektif anak binaan dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal yang saling berkaitan. Faktor internal meliputi kesadaran diri, motivasi untuk berubah, kemampuan mengendalikan emosi, dan proses refleksi diri terhadap pengalaman hidup yang dialami. Sedangkan faktor eksternal meliputi dukungan keluarga, dukungan teman sebaya, lingkungan pembinaan yang suportif, serta layanan konseling yang terstruktur melalui kerja sama antara LPKA, Mitra PKBI, dan pihak universitas. Melalui pendekatan Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) menurut Jonathan A. Smith, penelitian ini menunjukkan bahwa pembinaan mental tidak hanya membantu anak mengubah perilaku, tetapi juga membantu mereka menemukan makna hidup, membangun harapan baru, dan mengembangkan potensi diri secara lebih positif.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Pengalaman Subjektif, Anak, Pembinaan Mental | ||||||||||||
| Subjects: | Ushuluddin, Adab dan Dakwah > Bimbingan Dan Konseling Islam | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah > Bimbingan Dan Konseling Islam | ||||||||||||
| Depositing User: | furqon adli | ||||||||||||
| Date Deposited: | 28 Sep 2026 03:18 | ||||||||||||
| Last Modified: | 28 Sep 2026 03:18 | ||||||||||||
| URI: | https://repository.uinfasbengkulu.ac.id/id/eprint/7454 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
Downloads
Downloads per month over past year
Download Statistics
Download Statistics