MAULISIX, FENGKI (2026) STRATEGI KEPOLISIAN DALAM PENYELESAIAN PERKARA PIDANA ANAK MELALUI DIVERSI PERSPEKTIF FIQIH SIYASAH. Magister (S2) thesis, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.
|
Text
DEPAN.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (359kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (629kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (352kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Download (356kB) |
|
|
Text
FENGKI MAULISIX_2423760010.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
Strategi kepolisian dalam penyelesaian perkara pidana anak melalui diversi dilakukan dengan mengalihkan penyelesaian perkara dari proses peradilan pidana ke proses di luar peradilan pidana, yang bertujuan mencapai perdamaian dan mengutamakan keadilan restoratif, konsep ini diatur dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak dan diperkuat melalui Peraturan Kepolisian Nomor 8 Tahun 2021 tentang keadilan restoratif, implementasinya masih menghadapi berbagai kendala diantaranya tidak semua penyidik memiliki pemahaman mendalam tentang konsep diversi dan keadilan restorative dan diversi membutuhkan kemampuan negosiasi dan mediasi antara pelaku, korban, dan keluarga. Tujuan penelitian ini yaitu untuk untuk mengetahui strategi kepolisian dalam penyelesaian perkara pidana anak melalui mekanisme diversi menurut hukum positif di Indonesia. Untuk mendeskripsikan strategi kepolisian dalam penyelesaian perkara pidana anak melalui diversi ditinjau dari perspektif fiqh siyasah serta mengetahui factor yang menghambat dan yang mempercepat strategi Kepolisian dalam penyelesaian perkara anak melalui diversi. Jenis penelitian yang dilakukan yaitu penelitian kualitatif-empiris dengan cara meneliti dokumentasi dan mewawancari informan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa 1) Strategi kepolisian dalam penyelesaian perkara pidana anak melalui diversi pada dasarnya menitikberatkan pada pendekatan restorative justice, yaitu upaya penyelesaian perkara di luar proses peradilan dengan melibatkan pelaku, korban, keluarga, dan pihak terkait untuk mencapai kesepakatan yang adil. Pendekatan ini tidak hanya berorientasi pada penghukuman, tetapi lebih pada perlindungan dan kepentingan terbaik bagi anak. 2) Analisis strategi kepolisian dalam penyelesaian tindaka pidana melalui diversi antara lain: mengedepankan musyawarah, membangun komunikasi yang humanis dengan para pihak, serta melibatkan tokoh masyarakat, pekerja sosial, dan pembimbing kemasyarakatan guna menciptakan suasana yang kondusif untuk perdamaian. Diversi yang berorientasi pada restorative justice mencerminkan nilai-nilai islami yang mengedepankan perdamaian (ishlah), pemaafan (afw), serta penyelesaian konflik melalui musyawarah (syura).
| Item Type: | Thesis (Magister (S2)) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Kepolisian, Perkara Pidana Anak, Diversi, Fiqih Siyasah | ||||||||||||
| Subjects: | Pascasarjana > Hukum Tata Negara | ||||||||||||
| Divisions: | Pascasarjana > Hukum Tata Negara (S2) | ||||||||||||
| Depositing User: | furqon adli | ||||||||||||
| Date Deposited: | 06 Oct 2026 01:20 | ||||||||||||
| Last Modified: | 06 Oct 2026 01:20 | ||||||||||||
| URI: | https://repository.uinfasbengkulu.ac.id/id/eprint/7732 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
Downloads
Downloads per month over past year
Download Statistics
Download Statistics