HADIRAYA, EKO PETRA (2026) DINAMIKA TRADISI PERNIKAHAN SUKU LEMBAK DI DESA TANJUNG DALAM KECAMATAN PONDOK KUBANG KABUPATEN BENGKULU TENGAH TAHUN 1960-2023. Undergraduate (S1) thesis, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.
|
Text
DEPAN.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (936kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Download (543kB) |
|
|
Text
EKO PETRA HADIRAYA_2111430026_compressed.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
Eko Petra Hadiraya, NIM. 2111430026, 2026. Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu 2026. Skripsi Dinamika Tradisi Pernikahan Suku Lembak di Desa Tanjung Dalam Kecamatan Pondok Kubang Kabupaten Bengkulu Tengah Tahun 1960-2023. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dinamika tradisi pernikahan suku Lembak di Desa Tanjung Dalam Kecamatan Pondok Kubang Kabupaten Bengkulu Tengah tahun 1960-2023. Permasalahan yang dikaji dimulai dari kenyataan bahwa tradisi pernikahan yang diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat Suku Lembak di Desa Tanjung Dalam telah mengalami berbagai dinamika dan pergeseran, baik dari segi bentuk, tahapan pelaksanaan, maupun makna sosial budayanya. Penelitian menggunakan metode sejarah melalui tahapan kritik sumber Heuristik, Verifikasi, Interpretasi, dan Historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dinamika tradisi pernikahan Suku Lembak di Desa Tanjung Dalam dapat dibagi menjadi beberapa fase. Fase pertama, 1960–1978 merupakan masa pelestarian tradisi asli, ketika seluruh prosesi pernikahan adat masih dilaksanakan secara lengkap seperti inai curi, menindai, kenduri sekulak, menyalang, dan adat bimbang. Fase kedua, 1979–1998 merupakan masa transisi sosial dan penyesuaian, ditandai dengan mulai diringkasnya beberapa prosesi adat akibat meningkatnya pengaruh pendidikan, agama, perkembangan sosial, dan teknologi sehingga hilangnya prosesi adat bimbang. Fase ketiga, 1999–2023 merupakan masa modernisasi berimbang, ketika sejumlah prosesi adat seperti inai curi, menindai, kenduri sekulak, menyalang, dan adat bimbang mulai ditinggalkan dan pelaksanaan pernikahan semakin sederhana serta praktis, yang ditandai dengan semakin kuatnya penggunaan teknologi dalam pelaksanaan dan dokumentasi pernikahan serta semakin berkurangnya beberapa unsur tradisi dan hanya tersisa syarafal anam. Sehingga dengan demikian, dinamika tradisi pernikahan Suku Lembak di Desa Tanjung Dalam menunjukkan adanya proses adaptasi masyarakat terhadap perkembangan zaman yang menyebabkan beberapa unsur tradisi mengalami penyederhanaan, pergeseran, bahkan ditinggalkan, sementara sebagian unsur lainnya masih dipertahankan sebagai identitas budaya masyarakat Suku Lembak di Desa Tanjung Dalam.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Adat, Tradisi, Pernikahan, Suku Lembak, Desa Tanjung Dalam | ||||||||||||
| Subjects: | Ushuluddin, Adab dan Dakwah > Sejarah Peradaban Islam | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah > Sejarah Peradaban Islam | ||||||||||||
| Depositing User: | Dr Syahril Syahril | ||||||||||||
| Date Deposited: | 08 Oct 2026 04:21 | ||||||||||||
| Last Modified: | 08 Oct 2026 04:21 | ||||||||||||
| URI: | https://repository.uinfasbengkulu.ac.id/id/eprint/8056 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
Downloads
Downloads per month over past year
Download Statistics
Download Statistics