KONSEP TARTĪL DALAM AL-QUR’AN DAN RELEVANSINYA PADA TRADISI KHATAMAN DI MA’HAD AL-JAMI’AH UIN FATMAWATI SUKARNO BENGKULU

Downloads

Downloads per month over past year

NINGSIH, SEPTIYAN (2026) KONSEP TARTĪL DALAM AL-QUR’AN DAN RELEVANSINYA PADA TRADISI KHATAMAN DI MA’HAD AL-JAMI’AH UIN FATMAWATI SUKARNO BENGKULU. Undergraduate (S1) thesis, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.

[img] Text
DEPAN.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (800kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (917kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (390kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (513kB)
[img] Text
2223420023 - SEPTIYAN NINGSIH.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini membahas konsep Tartīl dalam QS. al-Muzzammil ayat 4 menurut penafsiran Ath-Ṭabarī, al-Qurṭubī, Wahbah az Zuhaili, dan M. Quraish Shihab serta relevansinya terhadap tradisi khataman al-Qur‟an di Ma‟had al-Jāmi‟ah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana konsep Tartīl dalam QS. al-Muzzammil ayat 4 menurut para mufasir dan bagaimana relevansinya terhadap tradisi khataman al-Qur‟an di Ma‟had al-Jāmi‟ah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep Tartīl menurut para mufasir serta menganalisis relevansinya terhadap tradisi khataman al-Qur‟an. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang menggabungkan penelitian kepustakaan (library research) dan penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan Living Qur‟an. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi kepustakaan, kemudian dianalisis secara deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep Tartīl dalam QS. al-Muzzammil ayat 4 mencakup tiga aspek utama, yaitu aspek teknis, aspek estetika, dan aspek tadabbur. Aspek teknis berkaitan dengan ketepatan bacaan dan penerapan tajwid, aspek estetika berkaitan dengan keindahan dan keteraturan bacaan, sedangkan aspek tadabbur mencakup pemahaman, penghayatan, dan pengamalan kandungan al Qur‟an. Tradisi khataman al-Qur‟an di Ma‟had al-Jāmi‟ah dilaksanakan secara rutin setiap hari Jumat pagi sebagai bagian dari pembinaan al-Qur‟an yang meliputi kegiatan taḥsīn, taḥfīẓ, dan simā‟an. Berdasarkan hasil analisis, tradisi khataman tersebut tergolong cukup relevan dengan konsep Tartīl karena didukung oleh pembiasaan membaca al-Qur‟an, pemeliharaan adab membaca, serta program taḥsīn dan taḥfīẓ. Namun, implementasi aspek teknis, estetika, dan tadabbur dalam kegiatan khataman belum menjadi fokus utama sehingga penerapannya masih ix banyak bergantung pada kemampuan, pemahaman, dan kesadaran masing-masing mahasantri. Dengan demikian, tradisi khataman al-Qur‟an di Ma‟had al-Jāmi‟ah telah mencerminkan sebagian nilai Tartīl, meskipun belum terlaksana secara optimal dan menyeluruh.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIPEmail
UNSPECIFIEDAgustini, Agustini196808171994032005UNSPECIFIED
UNSPECIFIEDAl-Khumairi,, Abdul Aziz19950526023211020UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Tartīl, QS. Al-Muzzammil Ayat 4, Tafsir, Khataman Al-Qur’ān, Ma’had Al-Jāmi’ah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.
Subjects: Ushuluddin, Adab dan Dakwah > Ilmu Al-qur`an Dan Tafsir
Divisions: Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah > Ilmu Al-qur`an Dan Tafsir
Depositing User: furqon adli
Date Deposited: 16 Oct 2026 03:55
Last Modified: 16 Oct 2026 03:55
URI: https://repository.uinfasbengkulu.ac.id/id/eprint/8191

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year