AFRIANI, TINNI (2026) ANALISIS MAKNA SOSIAL PADA TRADISI MUFAKAT KECIK DAN MUFAKAT GEDANG DI DESA TUNGGANG KECAMATAN PONDOK SUGUH KABUPATEN MUKOMUKO. Undergraduate (S1) thesis, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.
|
Text
DEPAN.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (246kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (467kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (247kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Download (379kB) |
|
|
Text (Skripsi)
SKRIPSI TINNI AFRIANI_2111290022_compressed.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis Makna Sosial pada Tradisi Mufakat Kecik dan Mufakat Gedang di Desa Tunggang, Kecamatan Pondok Suguh, Kabupaten Mukomuko. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data ini menggunakan Teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Fokus penelitian ini pada Analisis Makna Sosial pada Tradisi Mufakat Kecik dan Mufakat Gedang di Desa Tunggang. Hasil temuan penelitian ini bahwa Tradisi Mufakat Kecik dan Mufakat Gedang adalah Tradisi yang sudah lama ada sejak zaman dahulu dan masih diterapkan secara turun-temurun hingga saat sekarang ini oleh masyarakat Desa Tunggang, Tradisi ini berperan penting dalam acara pernikahan sebagai tanda bukti rasa hormat pada nenek moyang terdahulu dan bukti bahwa Tradisi ini masih dilestarikan dan masih diterapkan oleh masyarakat Desa Tunggang, didalam Tradisi Mufakat Kecik dan Mufakat Gedang terdapat beberapa Makna sosial yang pertama, mempererat tali silaturahmi, saling tolong menolong, gotong royong, menjalin komunikasi antar generasi, menumbuhkan rasa solidaritas, menanamkan nilai-nilai moral. Dan jika dilihat dari adat kebudayaan Tradisi Mufakat Kecik dan Mufakat Gedang bersifat sakral, berbentuk tradisi karna sudah menjadi kebiasaan masyarakat Desa Tunggang sejak zaman dahulu, serta rasa kepercayaan masyakarat Desa Tunggang tentang Tradisi ini apabila tidak dilaksanakan mendatangkan hal-hal yang tidak diinginkan dan dapat merusak acara pernikahan. Pelaksanaan Tradisi Mufakat Kecik dan Mufakat Gedang ini yaitu malam hari setelah shalat ba‟da isya sekitar jam 08:30 wib sampai dengan selesai.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Analisis makna sosial pada Tradisi Mufakat Kecik dan Mufakat Gedang | ||||||||||||
| Subjects: | Tarbiyah dan Tadris > Tadris Bahasa Indonesia | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Tadris > Tadris Bahasa Indonesia | ||||||||||||
| Depositing User: | furqon adli | ||||||||||||
| Date Deposited: | 22 Apr 2026 01:41 | ||||||||||||
| Last Modified: | 22 Apr 2026 01:41 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uinfasbengkulu.ac.id/id/eprint/6119 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
Downloads
Downloads per month over past year
Download Statistics
Download Statistics