Kristina,, Sulis (2025) PERKEMBANGAN MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI 02 EMPAT LAWANG DI KECAMATAN MUARA PINANG KABUPATEN EMPAT LAWANG (1997-2023). Undergraduate (S1) thesis, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.
|
Text (Skripsi)
SULIS KRISTINA_2111430021.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (5MB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (600kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (529kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (445kB) |
Abstract
MTsN 02 Empat Lawang merupakan madrasah tsanawiyah pertama sekaligus tertua di Kecamatan Muara Pinang. Lembaga ini berdiri pada 1983 di Desa Lubuk Tanjung sebagai filial MTsN 1 Lahat dengan kondisi sederhana, keterbatasan guru, serta sarana prasarana yang minim. Keberlangsungan madrasah sangat dipengaruhi dukungan tokoh masyarakat, di antaranya Ishak Karim, H. Ibrahim, dan Mustofa Alamin. Perubahan besar terjadi pada 1997 ketika madrasah resmi berstatus negeri dengan nama MTsN Muara Pinang dan dipindahkan ke Desa Muara Pinang setelah H. Ibrahim mewakafkan tanah seluas 6.680 m². Selanjutnya, seiring pemekaran Kabupaten Empat Lawang, pada 2016 namanya berubah menjadi MTsN 02 Empat Lawang. Penelitian ini bertujuan menjelaskan sejarah berdiri serta perkembangan madrasah dari 1997 hingga 2023 dengan menggunakan metode penelitian sejarah, melalui tahapan heuristik, verifikasi, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa periode 1997–2016 ditandai pembangunan ruang kelas, mushola, laboratorium komputer, serta penerapan berbagai kurikulum, mulai Kurikulum 1994, KBK, KTSP, hingga Kurikulum 2013. Jumlah siswa terus bertambah, tenaga pendidik meningkat dengan hadirnya guru PNS, dan siswa mulai meraih prestasi dalam bidang keagamaan, seni, serta olahraga. Pada periode 2016–2023, setelah berganti nama menjadi MTsN 02 Empat Lawang, perkembangan madrasah semakin pesat. Capaian penting antara lain akreditasi “B” pada 2019, penerapan Ujian Berbasis Komputer (CBT), penggunaan Rapor Digital Madrasah (RDM), dan implementasi Kurikulum Merdeka pada tahun ajaran 2022/2023. Jumlah siswa meningkat dari 658 orang (2016) menjadi 1.103 orang (2023). Tenaga pendidik juga semakin beragam, terdiri dari PNS, PPPK, dan honorer, dengan sebagian telah bersertifikasi. Dengan demikian, perkembangan MTsN 02 Empat Lawang memperlihatkan transformasi signifikan: dari madrasah sederhana yang dikelola masyarakat menjadi lembaga pendidikan Islam formal yang modern. Perannya tidak hanya sebatas tempat belajar, tetapi juga pusat pembinaan akhlak, penguatan nilai keislaman, dan agen perubahan sosial yang memberi kontribusi nyata bagi masyarakat Muara Pinang. x
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Madrasah Tsanawiyah, Perkembangan Pendidikan Islam, Transformasi Sosial, Sejarah Pendidikan. | ||||||||||||
| Subjects: | Ushuluddin, Adab dan Dakwah > Sejarah Peradaban Islam | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah > Sejarah Peradaban Islam | ||||||||||||
| Depositing User: | Yuli Astria | ||||||||||||
| Date Deposited: | 22 Apr 2026 07:42 | ||||||||||||
| Last Modified: | 22 Apr 2026 07:42 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uinfasbengkulu.ac.id/id/eprint/6135 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
Downloads
Downloads per month over past year
Download Statistics
Download Statistics