PRAKTIK LELAGHI’AN PADA MASYARAKAT DESA TALANG PADANG KECAMATAN PASMAH AIR KERUH KABUPATEN EMPAT LAWANG PROVINSI SUMATERA SELATAN PERSPEKTIF ‘URF

Downloads

Downloads per month over past year

Selvia, Weni (2026) PRAKTIK LELAGHI’AN PADA MASYARAKAT DESA TALANG PADANG KECAMATAN PASMAH AIR KERUH KABUPATEN EMPAT LAWANG PROVINSI SUMATERA SELATAN PERSPEKTIF ‘URF. Undergraduate (S1) thesis, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.

[img] Text (Skripsi)
WENI SELVIA_2223110093.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy
[img] Text
BAB I.pdf

Download (663kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (658kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (517kB)

Abstract

Fokus penelitian ini adalah praktik lelaghi‟an pada masyarakat Desa Talang Padang Kecamatan Pasemah Air Keruh Kabupaten Empat Lawang serta tinjauannya dalam perspektif „urf.Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan praktik lelaghi‟an yang terjadi di masyarakat dan menganalisisnya berdasarkan konsep „urf dalam hukum Islam.Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan normatif dengan merujuk pada Al-Qur‟an, Hadis, serta kaidah-kaidah ushul fiqh yang berkaitan dengan „urf. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik lelaghi‟an pada masyarakat Desa Talang Padang dapat dikategorikan sebagai „urf ṣaḥīḥ karena berfungsi sebagai sarana mendorong musyawarah keluarga dalam menyelesaikan konflik pernikahan, bertujuan menjaga kehormatan dan menghindari fitnah, disertai adanya penampungan dan pengawasan sosial oleh perangkat desa atau tokoh masyarakat, serta dalam kondisi tertentu, seperti kehamilan di luar nikah, digunakan sebagai solusi darurat untuk menjaga kemaslahatan. Selain itu, praktik lelaghi‟an telah berlaku secara berulang dan diterima oleh mayoritas masyarakat, merupakan kebiasaan yang telah ada sebelum terjadinya kasus dan bukan dibuat-buat, tidak bertentangan dengan rukun dan syarat perkawinan menurut hukum Islam, serta berfungsi sebagai bentuk mediasi adat yang sejalan dengan prinsip islah. Namun demikian, praktik lelaghi‟an dapat bergeser menjadi „urf fāsid apabila disalahgunakan untuk membenarkan hubungan di luar nikah, mengabaikan hak wali dan restu orang tua secara mutlak, atau menimbulkan mudarat sosial yang menghilangkan unsur kemaslahatan, sehingga tidak lagi sejalan dengan tujuan syariat Islam.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIPEmail
Thesis advisorNUrdin, Zurifah197209222000032001UNSPECIFIED
Thesis advisorJulir, Nenan19750992520064042002UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Lelaghi’an, ‘Urf, Pernikahan, Masyarakat Desa Talang Padang
Subjects: Syari'ah > Hukum Keluarga Islam
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Yuli Astria
Date Deposited: 04 May 2026 04:10
Last Modified: 04 May 2026 04:10
URI: http://repository.uinfasbengkulu.ac.id/id/eprint/6249

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year