ANALISIS KESADARAN HUKUM PELAKU USAHA MIKRO KECIL MENENGAH (UMKM) TERHADAP KEWAJIBAN SERTIFIKASI HALAL BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 33 TAHUN 2014 TENTANG JAMINAN PRODUK HALAL(Studi di Desa Marga Baru Kecamatan Muara Lakitan Kabupaten Musi Rawas Provinsi Sumatera Selatan)

Downloads

Downloads per month over past year

Kusumawati, Citra Ganda (2026) ANALISIS KESADARAN HUKUM PELAKU USAHA MIKRO KECIL MENENGAH (UMKM) TERHADAP KEWAJIBAN SERTIFIKASI HALAL BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 33 TAHUN 2014 TENTANG JAMINAN PRODUK HALAL(Studi di Desa Marga Baru Kecamatan Muara Lakitan Kabupaten Musi Rawas Provinsi Sumatera Selatan). Undergraduate (S1) thesis, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.

[img] Text
DEPAN.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (355kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (222kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (310kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (2MB)
[img] Text
CITRA GANDA KUSUMAWATI_ 2223120036.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Sertifikasi halal merupakan kewajiban bagi pelaku usaha sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal. Namun, pada kenyataannya masih banyak pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya di Desa Marga Baru Kecamatan Muara Lakitan Kabupaten Musi Rawas, yang belum memiliki sertifikat halal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang melatarbelakangi pelaku UMKM belum mendaftarkan sertifikasi halal serta menganalisis perilaku pelaku UMKM yang belum memiliki sertifikat halal berdasarkan perspektif Hukum Ekonomi Syariah dan etika bisnis Islam. Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap 16 informan yang terdiri atas kepala desa, tokoh masyarakat, pelaku UMKM, dan konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa belum dimilikinya sertifikat halal dipengaruhi oleh rendahnya pengetahuan dan pemahaman hukum, anggapan bahwa produk sudah halal tanpa perlu sertifikasi, keterbatasan informasi mengenai prosedur sertifikasi, minimnya sosialisasi dan pendampingan, serta persepsi bahwa proses sertifikasi rumit dan memerlukan biaya. Ditinjau dari Hukum Ekonomi Syariah dan etika bisnis Islam, perilaku tersebut belum sepenuhnya mencerminkan prinsip amanah, shidq, dan maslahah, meskipun bahan baku yang digunakan telah diyakini halal. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kesadaran hukum melalui sosialisasi, pendampingan, dan kemudahan akses sertifikasi halal agar tercipta kepastian hukum, perlindungan konsumen, serta peningkatan daya saing UMKM.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIPEmail
Thesis advisorYarmunida, Miti197705052007102002UNSPECIFIED
Thesis advisorZaki, Khozin199506172022031001UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Kesadaran Hukum, UMKM, Sertifikasi Halal, Hukum Ekonomi Syariah.
Subjects: Syari'ah > Hukum Ekonomi Syari'ah
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Ekonomi Syari'ah
Depositing User: john hendri
Date Deposited: 28 Aug 2026 03:46
Last Modified: 28 Aug 2026 03:46
URI: https://repository.uinfasbengkulu.ac.id/id/eprint/6478

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year