WAHYUNI, ZELLA FITRI (2025) TENTANG EKONOMI KREATIF TERHADAP KONTEN YOUTUBE MENJADI AGUNAN DI BANK DALAM PERSPEKTIF HUKUM EKONOMI SYARIAH. Undergraduate (S1) thesis, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.
|
Text
HALAMAN DEPAN.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (455kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (492kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (476kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Download (394kB) |
|
|
Text
ZELLA FITRI WAHYUNI_1911120081.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Analisis PP NO.24 Tahun 2019 Tentang Ekonomi kreatif terhadap Konten Youtube menjadi Agunan di Bank Dalam Perspektif Hukum Ekonomi Syariah. Oleh : Zella Fitri Wahyuni , NIM : 1911120081, Pembimbing I : Dr. Rohmadi S. Ag..MA dan pembimbing II : Muhammad Aziz Zakiruddin. M.H Perkembangan media sosial yang pesat saat ini memang memberikan peluang besar bagi individu untuk memiliki platform mereka sendiri tanpa memerlukan modal yang besar seperti pada media tradisional. Dengan kemudahan akses internet dan perangkat yang relatif terjangkau, siapa pun dapat menjadi pembuat konten dan mengekspresikan diri mereka melalui berbagai format, termasuk video, foto, dan tulisan. YouTube, sebagai salah satu platform media sosial yang paling populer, memungkinkan pengguna untuk mengunggah dan membagikan video kepada audiens global. Dengan fitur-fitur yang mendukung interaksi dan umpan balik, YouTube tidak hanya menjadi tempat untuk berbagi konten, tetapi juga menjadi sarana untuk membangun komunitas dan mendapatkan pengakuan. Namun, di balik kemudahan ini, terdapat aspek penting yang perlu diperhatikan, yaitu hak cipta. Hak cipta memberikan perlindungan kepada pencipta karya atas hasil kreativitas mereka, termasuk video, musik, dan elemen kreatif lainnya. Meskipun hak cipta secara otomatis melekat pada karya yang diciptakan, pendaftaran hak cipta di Kementerian Hukum dan HAM dapat memberikan perlindungan hukum yang lebih kuat dan memungkinkan pencipta untuk memanfaatkan karya mereka secara ekonomi. Dalam konteks monetisasi di YouTube, konten yang memiliki banyak penonton dan dapat menampilkan iklan (adsense) menjadi sumber pendapatan utama bagi para pembuat konten. Untuk dapat mencantumkan iklan, ada syarat-syarat tertentu yang harus dipenuhi, seperti jumlah subscriber dan jam tayang yang memenuhi kriteria YouTube. Dengan memenuhi syarat-syarat ini, konten creator dapat mengubah karya mereka menjadi sumber pendapatan yang signifikan. Selain itu, dengan adanya UndangUndang Nomor 24 Tahun 2022 tentang Ekonomi Kreatif, pelaku ekonomi kreatif diberikan kemudahan untuk mendapatkan hak-hak xi ekonomi atas karya mereka. Hal ini membuka peluang bagi konten creator untuk menjadikan karya mereka sebagai jaminan di bank, asalkan memenuhi kriteria yang ditetapkan. Secara keseluruhan, perkembangan media sosial dan platform seperti YouTube memberikan peluang yang luas bagi individu untuk berkreasi dan mendapatkan penghasilan. Namun, penting bagi para pembuat konten untuk memahami dan menghormati hak cipta serta mematuhi peraturan yang berlaku agar dapat memanfaatkan potensi ekonomi dari karya mereka secara maksimal.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Kekayaan Intelektual, YouTube, Agunan | ||||||||||||
| Subjects: | Syari'ah > Hukum Ekonomi Syari'ah | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Ekonomi Syari'ah | ||||||||||||
| Depositing User: | Dr Syahril Syahril | ||||||||||||
| Date Deposited: | 03 Sep 2026 01:34 | ||||||||||||
| Last Modified: | 03 Sep 2026 01:34 | ||||||||||||
| URI: | https://repository.uinfasbengkulu.ac.id/id/eprint/6832 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
Downloads
Downloads per month over past year
Download Statistics
Download Statistics