PENGARUH SENI BUDAYA BELA DIRI “BESILEK” TERHADAPKEMAMPUAN MOTORIK KASAR ANAK USIA DINI DI RA AISYIYAHBUNGAMAS KECAMATAN SELUMA TIMUR KABUPATEN SELUMA PROVINSI BENGKULU

Downloads

Downloads per month over past year

AZIZAH, FITRIYAH NUR (2026) PENGARUH SENI BUDAYA BELA DIRI “BESILEK” TERHADAPKEMAMPUAN MOTORIK KASAR ANAK USIA DINI DI RA AISYIYAHBUNGAMAS KECAMATAN SELUMA TIMUR KABUPATEN SELUMA PROVINSI BENGKULU. Undergraduate (S1) thesis, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.

[img] Text
BAB I.pdf

Download (556kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (600kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (593kB)
[img] Text
DEPAN_FITRIYAH.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (623kB)
[img] Text
FITRIYAH NUR AZIZAH_2223250005_compressed.pdf - Draft Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kemampuan motorik kasar anak usia dini, khususnya pada aspek keseimbangan, koordinasi gerak, dan kelincahan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar anak adalah melalui kegiatan Seni Budaya Bela Diri Besilek yang merupakan budaya lokal masyarakat Suku Serawai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Seni Budaya Bela Diri Besilek terhadap kemampuan motorik kasar anak usia dini di RA Aisyiyah Bungamas Kecamatan Seluma Timur Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen semu (Quasi Experimental Design) menggunakan desain Posttest Only Control Group Design. Populasi penelitian berjumlah 60 anak usia 5–6 tahun yang terdiri atas 30 anak kelompok eksperimen dan 30 anak kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi, dan wawancara. Instrumen penelitian berupa lembar observasi kemampuan motorik kasar yang terdiri atas 46 butir pernyataan. Analisis data dilakukan melalui uji validitas, reliabilitas, normalitas, homogenitas, dan uji Independent Sample t-Test dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan motorik kasar anak pada kelompok eksperimen lebih baik dibandingkan kelompok kontrol. Pada kelompok eksperimen, sebanyak 23 anak (76,7%) berada pada kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH), sedangkan pada kelompok kontrol sebanyak 17 anak (56,7%) berada pada kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH). Hasil uji Independent Sample t-Test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan Seni Budaya Bela Diri Besilek terhadap kemampuan motorik kasar anak usia dini di RA Aisyiyah Bungamas Kecamatan Seluma Timur Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIPEmail
UNSPECIFIEDNirwana, Evi Selva197702182007012018UNSPECIFIED
UNSPECIFIEDHidayani, Masrifa197506302009012004UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Seni Budaya Besilek, Motorik Kasar, Anak Usia Dini
Subjects: Tarbiyah dan Tadris > Pendidikan Anak Usia Dini
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Tadris > Pendidikan Anak Usia Dini
Depositing User: furqon adli
Date Deposited: 23 Sep 2026 06:16
Last Modified: 23 Sep 2026 06:16
URI: https://repository.uinfasbengkulu.ac.id/id/eprint/7300

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year