JAYUTRI, TARA (2026) ANALISIS PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI (MK) NOMOR.62/PUU-XXII/2024 TERHADAP LEGAL STANDING PEMOHON DALAM PENGUJIAN UNDANG-UNDANG PERSFEKTIF SIYASAH QADHAIYYAH. Undergraduate (S1) thesis, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.
|
Text
DEPAN.pdf Download (534kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (258kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (239kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (412kB) |
|
|
Text
TARA JAYUTRI_223150149.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Penelitian ini membahas pertimbangan hukum hakim dalam menentukan kerugian konstitusional sebagai dasar kedudukan hukum (legal standing) pemohon dalam Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 62/PUU-XXII/2024 terkait pengujian Pasal 222 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum mengenai presidential threshold. Permasalahan penelitian difokuskan pada pertimbangan Mahkamah Konstitusi dalam menilai kerugian konstitusional pemohon sebagai syarat kedudukan hukum dalam pengujian undang-undang. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang undangan, pendekatan kasus, dan pendekatan konseptual. Bahan hukum diperoleh melalui studi kepustakaan yang terdiri atas bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder, kemudian dianalisis secara deskriptif analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mahkamah Konstitusi menggunakan pendekatan substantif dalam menilai kedudukan hukum pemohon dengan menempatkan hak politik warga negara sebagai bagian dari hak konstitusional yang dapat dirugikan akibat keberlakuan norma presidential threshold. Pertimbangan tersebut menunjukkan adanya perluasan penafsiran terhadap konsep kerugian konstitusional, khususnya terkait sifat kerugian dan hubungan sebab-akibat antara norma yang diuji dengan kerugian yang didalilkan. Perspektif siyasah qadha‟iyyah memandang bahwa penentuan legal standing harus dilakukan secara objektif dan proporsional agar tetap menjaga keseimbangan antara perlindungan hak konstitusional dan kepastian hukum dalam peradilan konstitusi.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Legal Standing, Kerugian Konstitusional, Mahkamah Konstitusi, Presidential Threshold, Siyasah Qadha‟iyyah. | ||||||||||||
| Subjects: | Syari'ah > Hukum Tata Negara | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Tatanegara | ||||||||||||
| Depositing User: | furqon adli | ||||||||||||
| Date Deposited: | 02 Oct 2026 07:38 | ||||||||||||
| Last Modified: | 02 Oct 2026 07:38 | ||||||||||||
| URI: | https://repository.uinfasbengkulu.ac.id/id/eprint/7593 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
Downloads
Downloads per month over past year
Download Statistics
Download Statistics