Aprin, Aprin (2026) KONSEP ANIMISME DALAM TRADISI ZIARAH KUBUR DUKUN DI DESA BIARO BARU KECAMATAN KARANG DAPO KABUPATEN MUSI RAWAS UTARA. Undergraduate (S1) thesis, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.
|
Text
COVER.pdf Download (710kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (204kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (339kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (210kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Download (179kB) |
|
|
Text (Skripsi)
2223440018 - APRIN NEW.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini membahas tentang konsep animisme dalam tradisi ziarah kubur Puyang Dukun Seluk di Desa Biaro Baru Kecamatan Karang Dapo Kabupaten Musi Rawas Utara. Ziarah kubur pada dasarnya merupakan salah satu praktik keagamaan dalam Islam yang bertujuan untuk mendoakan orang yang telah meninggal serta mengingatkan manusia terhadap kehidupan akhirat. Namun, dalam praktiknya di tengah masyarakat Desa Biaro Baru, tradisi ziarah kubur mengalami percampuran antara ajaran Islam dengan kepercayaan lokal yang diwariskan secara turun-temurun. Hal tersebut terlihat dari adanya praktik pemberian sesajen, pembakaran kemenyan, pemberian rokok, serta keyakinan bahwa roh Puyang Dukun Seluk dapat memberikan restu, keselamatan, kesehatan, rezeki, dan perlindungan bagi para peziarah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk pelaksanaan tradisi ziarah kubur Puyang Dukun Seluk, memahami pandangan masyarakat terhadap makam tersebut, serta menganalisis unsur animisme yang terdapat dalam tradisi ziarah kubur tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan interaksi simbolik dan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi ziarah kubur Puyang Dukun Seluk masih sangat dipercaya dan dilestarikan oleh masyarakat Desa Biaro Baru. Praktik ziarah dilakukan dengan berbagai ritual, seperti membawa sesajen, membakar kemenyan, memberikan rokok, serta melakukan komunikasi simbolik melalui perantara kayu atau bambu yang digunakan oleh juru kunci makam. Masyarakat meyakini bahwa Puyang Dukun Seluk memiliki kekuatan spiritual yang dapat memberikan keberkahan, keselamatan, kesehatan, dan kelancaran rezeki. Kepercayaan tersebut menunjukkan adanya unsur animisme dalam tradisi ziarah kubur, yaitu keyakinan terhadap roh orang yang telah meninggal yang dianggap masih memiliki pengaruh terhadap kehidupan manusia.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Animisme, Ziarah Kubur, Puyang Dukun Seluk, Tradisi Lokal, Interaksi Simbolik. | ||||||||||||
| Subjects: | Ushuluddin, Adab dan Dakwah > Aqidah dan Filsafat Islam | ||||||||||||
| Depositing User: | furqon adli | ||||||||||||
| Date Deposited: | 05 Oct 2026 03:54 | ||||||||||||
| Last Modified: | 05 Oct 2026 03:54 | ||||||||||||
| URI: | https://repository.uinfasbengkulu.ac.id/id/eprint/7669 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
Downloads
Downloads per month over past year
Download Statistics
Download Statistics