YULANDA, DELA (2026) RELASI SOSIAL KYAI DAN SANTRI DENGAN MASYARAKAT: STUDI PADA PONDOK PESANTREN RAUDHATUL MUBTADIN DESA SEGAMIT SEMENDE DARAT ULU KABUPATEN MUARA ENIM. Undergraduate (S1) thesis, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.
|
Text
DEPAN.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (883kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (707kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (438kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Download (477kB) |
|
|
Text
DELA YULANDA_2223270046.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Relasi sosial antara kyai dan santri dengan masyarakat merupakan elemen fundamental dalam membangun integrasi sosial dan memperkuat peran pondok pesantren sebagai lembaga sosial keagamaan. Meski telah banyak dikaji, studi mendalam mengenai pola relasi di pesantren pedesaan dengan konteks budaya lokal yang khas masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk relasi sosial, mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhinya, serta menganalisis faktor pendukung dan penghambat relasi sosial kyai dan santri dengan masyarakat di Pondok Pesantren Raudhatul Mubtadi'ein, Desa Segamit, Kecamatan Semendo Darat Ulu, Kabupaten Muara Enim. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan perspektif teori solidaritas sosial Durkheim dan interaksionisme simbolik sebagai kerangka analisis. Data diperoleh melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi terhadap tujuh informan yang terdiri dari pengasuh pesantren, dewan asatid, santri, dan tokoh masyarakat. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan verifikasi dengan uji keabsahan menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa relasi sosial kyai dengan masyarakat dibangun melalui peran sebagai pemimpin spiritual, pemberi solusi kemasyarakatan, dan fasilitator kegiatan keagamaan. Santri berinteraksi dengan masyarakat melalui kegiatan pembelajaran, gotong royong, dan partisipasi dalam kegiatan kemasyarakatan. Pola relasi yang terbentuk bersifat simbiotik mutualistik, di mana pesantren memperoleh dukungan materi dan sosial, sementara masyarakat memperoleh manfaat spiritual, edukatif, dan pelayanan keagamaan. Dinamika relasi dipengaruhi oleh faktor keagamaan, budaya lokal, sosial ekonomi, dan modernisasi teknologi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa relasi sosial kyai dan santri dengan masyarakat berfungsi sebagai mekanisme integrasi sosial yang memperkuat kohesivitas komunitas dan memberikan kontribusi pada pemahaman sosiologis tentang peran lembaga pendidikan Islam tradisional dalam pembangunan masyarakat pedesaan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Relasi Sosial, Kyai, Santri, Pondok Pesantren, Integrasi Sosial, Masyarakat | ||||||||||||
| Subjects: | Tarbiyah dan Tadris > Tadirs Ilmu Pengetahuan Sosial | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Tadris > Tadirs Ilmu Pengetahuan Sosial | ||||||||||||
| Depositing User: | Muhammad Yusrizal | ||||||||||||
| Date Deposited: | 07 Oct 2026 01:03 | ||||||||||||
| Last Modified: | 07 Oct 2026 01:03 | ||||||||||||
| URI: | https://repository.uinfasbengkulu.ac.id/id/eprint/7866 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
Downloads
Downloads per month over past year
Download Statistics
Download Statistics