PENEGAKAN HUKUM INGKUNGAN TERHADAP KEWAJIBAN PENGELOLAAN IMBAH BAHAN BERBAHAYA BERACUN PERSPEKTIF SIYASAH TANFIDZIYAH (Studi Kasus imbah Medis PT. Elang Hijau Bengkulu Sejahtera)

Downloads

Downloads per month over past year

ALFARIZY, MUHAMMAD SALMAN (2026) PENEGAKAN HUKUM INGKUNGAN TERHADAP KEWAJIBAN PENGELOLAAN IMBAH BAHAN BERBAHAYA BERACUN PERSPEKTIF SIYASAH TANFIDZIYAH (Studi Kasus imbah Medis PT. Elang Hijau Bengkulu Sejahtera). Undergraduate (S1) thesis, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.

[img] Text
DEPAN.pdf

Download (986kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (207kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (224kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (201kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (135kB)
[img] Text
MUHAMMAD SALMAN ALFARIZY_2223150076.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini menganalisis penegakan hukum ingkungan terhadap pelanggaran pengelolaan imbah medis B3 oleh PT. Elang Hijau Bengkulu Sejahtera (PT. EHBS) di Kota Bengkulu melalui perspektif Siyasah Tanfidziyah. Masalah utama bermula dari pembuangan belasan ton imbah medis di bantaran sungai Kelurahan Sumber Jaya yang mencemari ingkungan dan mengancam kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas sanksi administratif pemerintah daerah dan mengkajinya berdasarkan prinsip kepemimpinan Islam. Menggunakan metode yuridis empiris, data dikumpulkan melalui wawancara dengan Dinas ingkungan Hidup (DLH), akademisi, dan masyarakat terdampak. Analisis dilakukan dengan teori penegakan hukum, pengawasan, serta kewenangan eksekutif dalam Islam.Hasil penelitian menunjukkan bahwa DLH Kota Bengkulu telah melakukan penegakan hukum administratif secara bertahap, yang mencapai puncaknya pada pencabutan izin usaha PT. EHBS. Namun, pemulihan ingkungan belum tuntas karena kendala biaya dan rendahnya kepatuhan perusahaan. Dalam tinjauan Siyasah Tanfidziyah, tindakan DLH dinilai selaras dengan prinsip al-maslahah al-ammah (kemaslahatan umum) dan upaya menghilangkan kemudaratan. Temuan penelitian menyimpulkan bahwa meskipun sanksi tegas telah diberikan, pengawasan pasca-sanksi dan proses pemulihan ruang hidup masyarakat harus ebih dioptimalkan guna menjamin hak warga atas ingkungan yang sehat sesuai amanah regulasi dan syariat.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIPEmail
Thesis advisorSuwarjin, Suwarjin196904021999031004UNSPECIFIED
Thesis advisorKosasih, Ade198203182020011012UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Kunci : Penegakan Hukum ingkungan, imbah B3, imbah Medis, Dinas ingkungan Hidup Kota Bengkulu, PT Elang Hijau Bengkulu Sejahtera, Siyasah Tanfidziyah
Subjects: Syari'ah > Hukum Tata Negara
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Tatanegara
Depositing User: Dr Syahril Syahril
Date Deposited: 08 Oct 2026 01:50
Last Modified: 08 Oct 2026 01:50
URI: https://repository.uinfasbengkulu.ac.id/id/eprint/7998

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year