ANDIKA, FRENGKI (2026) IMPLEMENTASI PENYELESAIAN TINDAK PIDANA PENCURIAN RINGAN MELALUI UPAYA RESTORATIF PADA TAHAP PENYIDIKAN BERDASARKAN PERPOL NOMOR 8 TAHUN 2021 PERSPEKTIF FIKIH SIYASAH (Studi Kasus di Polresta Bengkulu). Magister (S2) thesis, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.
|
Text
DEPAN.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (618kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (509kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (307kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Download (309kB) |
|
|
Text
FRENGKI ANDIKA_2423760003.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan implementasi penyelesaian tindak pidana pencurian ringan buah kelapa melalui upaya restoratif pada tahap penyidikan berdasarkan Perpol Nomor 8 Tahun 2021 di Polresta Bengkulu. (2) menganalisis faktor pendukung dan faktor penghambat implementasi penyelesaian tindak pidana pencurian ringan buah kelapa melalui upaya restoratif pada tahap penyidikan berdasarkan Perpol Nomor 8 Tahun 2021 di Polresta Bengkulu. (3) menganalisis implementasi implementasi penyelesaian tindak pidana pencurian ringan buah kelapa melalui upaya restoratif pada tahap penyidikan berdasarkan Perpol Nomor 8 Tahun 2021 ditinjau dari perspektif fiqih siyasah. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif Data diperoleh dari bahan hukum primer dan sekunder yang didukung dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan penarikan kesimpulan secara induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) penyelesaian tindak pidana pencurian ringan buah kelapa dapat diselesaikan di luar pengadilan melalui restorative justice selama syarat materiil (tanpa menimbulkan keresahan/penolakan masyarakat) dan syarat formil (adanya kesepakatan damai dan pemulihan hak korban) terpenuhi; (2) penyelesaian perkara melalui upaya restoratif adanya dasar hukum yang jelas melalui Peraturan Kepolisian Nomor 8 Tahun 2021 yang memberikan kewenangan kepada penyidik kemudian tidak semua perkara memenuhi syarat materiil dan formil (3) Penerapan restorative justice pada tahap penyidikan di Polresta Bengkulu sejalan dengan prinsip fiqih siyasah (khususnya siyasah dusturiyah dan siyasah qadha'iyah) karena mengedepankan nilai kemaslahatan, kedamaian (ishlah), dan pemulihan hak korban, dibandingkan sekadar pembalasan dendam (retributif).
| Item Type: | Thesis (Magister (S2)) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Tindak Pencurian ringan, restoratif, Penyidik, Perpol No Tahun 2021, Fiqih Siyasah | ||||||||||||
| Subjects: | Pascasarjana > Hukum Tata Negara | ||||||||||||
| Divisions: | Pascasarjana > Hukum Tata Negara (S2) | ||||||||||||
| Depositing User: | Dr Syahril Syahril | ||||||||||||
| Date Deposited: | 14 Oct 2026 07:49 | ||||||||||||
| Last Modified: | 14 Oct 2026 07:49 | ||||||||||||
| URI: | https://repository.uinfasbengkulu.ac.id/id/eprint/8166 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
Downloads
Downloads per month over past year
Download Statistics
Download Statistics