AFIFAH, SYAHWALIID (2026) INTERPRETASI AMAR MA‟RUF NAHI MUNKAR IBNU TAIMIYAH DALAM MENCEGAH PERILAKU CYBERBULLYING DAN HOAKS DI KALANGAN REMAJA MUSLIM. Undergraduate (S1) thesis, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.
|
Text
DEPAN.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (596kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Download (296kB) |
|
|
Other
BAB I.pdf Download (607kB) |
|
|
Other
BAB III.pdf Download (504kB) |
|
|
Text
SYAHWALIID AFIFAH_2223440008.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji interpretasi konsep amar ma‟ruf nahi munkar menurut Ibnu Taimiyah dalam mencegah perilaku cyberbullying dan hoaks di kalangan remaja Muslim. Fenomena cyberbullying dan penyebaran hoaks di era digital menjadi persoalan serius yang berdampak pada krisis moral, kesehatan mental, serta rusaknya etika sosial remaja Muslim. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan keagamaan yang relevan untuk menghadapi tantangan tersebut, salah satunya melalui konsep amar ma‟ruf nahi munkar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Pendekatan yang digunakan adalah hermeneutika Fazlur Rahman melalui teori double movement untuk memahami dan mengontekstualisasikan pemikiran Ibnu Taimiyah terhadap realitas digital masa kini. Sumber data primer penelitian ini adalah kitab As-Siyasah Asy-Syar‟iyyah karya Ibnu Taimiyah, sedangkan data sekunder diperoleh dari buku, jurnal, artikel, dan berbagai literatur yang relevan dengan cyberbullying, hoaks, serta etika sosial Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep amar ma‟ruf nahi munkar menurut Ibnu Taimiyah tidak hanya dipahami sebagai kewajiban individu dalam menyeru kebaikan dan mencegah kemungkaran, tetapi juga sebagai mekanisme sosial untuk menjaga moralitas dan ketertiban masyarakat. Dalam konteks era digital, cyberbullying dan hoaks termasuk bentuk kemungkaran modern yang bertentangan dengan nilai-nilai Islam karena mengandung unsur penghinaan, fitnah, kebencian, serta penyebaran informasi palsu. Interpretasi konsep amar ma‟ruf nahi munkar dapat diterapkan melalui penguatan literasi digital Islami, penyebaran konten positif, tabayyun terhadap informasi, penggunaan media sosial secara etis, serta peningkatan kesadaran moral remaja Muslim dalam berinteraksi di ruang digital. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa pemikiran Ibnu Taimiyah mengenai amar ma‟ruf nahi munkar memiliki relevansi yang kuat dalam menghadapi problem sosial kontemporer, khususnya sebagai landasan etis dalam mencegah perilaku cyberbullying dan hoaks di kalangan remaja Muslim
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Amar ma‟ruf nahi munkar, Ibnu Taimiyah, cyberbullying, hoaks, remaja muslim | ||||||||||||
| Subjects: | Ushuluddin, Adab dan Dakwah > Aqidah dan Filsafat Islam | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah > Aqidah dan Filsafat Islam | ||||||||||||
| Depositing User: | furqon adli | ||||||||||||
| Date Deposited: | 15 Oct 2026 08:32 | ||||||||||||
| Last Modified: | 15 Oct 2026 08:32 | ||||||||||||
| URI: | https://repository.uinfasbengkulu.ac.id/id/eprint/8172 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
Downloads
Downloads per month over past year
Download Statistics
Download Statistics