GUNAWAN, INDRA (2026) PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PELAKSANAAN QURBAN DALAM MENJAGA KEHARMONISAN RUMAH TANGGA PERSPEKTIF URF (STUDI DI DESA SEMUNDAM, KECAMATAN IPUH, KABUPATEN MUKOMUKO). Magister (S2) thesis, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.
|
Text
DEPAN.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf Download (487kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (777kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (119kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Download (438kB) |
|
|
Text
INDRA GUNAWAN_2423680010.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keunikan tradisi qurban di Desa Semundam yang memadukan ketentuan fikih dengan adat Melayu Mukomuko, meliputi ketentuan lokasi penyembelihan tunggal, ritual mendandani hewan, sanksi adat, dan pola kompensasi panitia, yang berpotensi bersinggungan dengan syariat sekaligus dipandang memperkuat keharmonisan rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan praktik pelaksanaan ibadah qurban; (2) menganalisis persepsi dan pemaknaan masyarakat atas qurban sebagai sarana menjaga keharmonisan rumah tangga; dan (3) menganalisis relevansi nilai-nilai sosial tradisi qurban terhadap keharmonisan rumah tangga dalam perspektif al 'urf. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) yang bersifat kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap 24 informan, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teori al-'urf, maslahah mursalah, maqashid syariah, dan living sunnah, dengan uji keabsahan data melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama. Pertama, praktik qurban dikelola secara kolektif melalui sistem satu pintu di tepi Sungai Muar dengan penyembelihan sesuai fikih dan distribusi berbasis kepala keluarga. Kedua, masyarakat memaknai qurban sebagai sarana yang efektif menjaga keharmonisan rumah tangga melalui musyawarah suami-istri, kerja sama, kebahagiaan bersama, dan pengelolaan konflik yang akomodatif; adapun persepsi masyarakat terhadap elemen adat terbelah dalam tiga tipologi, yaitu akomodatif-afirmatif, kritis reformatif, dan moderat-permisif. Ketiga, tradisi qurban Desa Semundam merupakan komposit kultural yang secara dominan tergolong 'urf shahih, namun menyisakan 'urf fasid pada keyakinan malapetaka dan sanksi adat yang bermuatan ritual leluhur sehingga memerlukan rekonstruksi. Nilai-nilai sosial qurban musyawarah, kerja sama, dan semangat berbagi terbukti relevan dan tergolong 'urf shahih yang memperkuat keluarga sakinah, sepanjang dimurnikan dari residu keyakinan yang menyimpang dari prinsip tauhid.
| Item Type: | Thesis (Magister (S2)) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Qurban, Al-'Urf, Keharmonisan Rumah Tangga, Tradisi Lokal, Maqashid Syariah. | ||||||||||||
| Subjects: | Pascasarjana > Ahwal Al-syakhshiyah | ||||||||||||
| Divisions: | Pascasarjana > Ahwal Al-syakhshiyah (S2) | ||||||||||||
| Depositing User: | furqon adli | ||||||||||||
| Date Deposited: | 20 Oct 2026 01:38 | ||||||||||||
| Last Modified: | 20 Oct 2026 01:38 | ||||||||||||
| URI: | https://repository.uinfasbengkulu.ac.id/id/eprint/8253 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
Downloads
Downloads per month over past year
Download Statistics
Download Statistics