PELAKSANAAN PEMUNGUTAN BEA PEROLEHAN HAK ATAS TANAH DAN BANGUNAN BERDASARKAN PERATURAN DAERAH KOTA BENGKULU NOMOR 1 TAHUN 2024 PERSPEKTIF FIQH SIYASAH

Downloads

Downloads per month over past year

NOVA, VONIZA JULIA (2026) PELAKSANAAN PEMUNGUTAN BEA PEROLEHAN HAK ATAS TANAH DAN BANGUNAN BERDASARKAN PERATURAN DAERAH KOTA BENGKULU NOMOR 1 TAHUN 2024 PERSPEKTIF FIQH SIYASAH. Undergraduate (S1) thesis, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.

[img] Text
DEPAN.pdf

Download (783kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (697kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (785kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (285kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (440kB)
[img] Text
VONIZA JULIA NOVA_2223150054.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini membahas tentang pelaksanaan pemungutan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) oleh Badan Pendapatan Daerah Kota Bengkulu berdasarkan Peraturan Daerah Kota Bengkulu Nomor 1 Tahun 2024 dalam perspektif fiqh siyasah. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya BPHTB sebagai salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) dalam mendukung pelaksanaan otonomi daerah dan pembangunan daerah. Namun, dalam praktiknya masih ditemukan berbagai kendala, seperti rendahnya kesadaran wajib pajak, ketidaksesuaian pelaporan nilai transaksi tanah dan bangunan, lemahnya pengawasan, serta belum optimalnya penegakan hukum terhadap pelanggaran perpajakan daerah. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pelaksanaan pemungutan BPHTB oleh Badan Pendapatan Daerah Kota Bengkulu terhadap Pendapatan Asli Daerah berdasarkan Peraturan Daerah Kota Bengkulu Nomor 1 Tahun 2024 dan bagaimana tinjauan fiqh siyasah terhadap pelaksanaan tersebut. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif dan pendekatan perundang-undangan (statute approach). Sumber data terdiri dari data primer yang diperoleh melalui wawancara dengan pihak Badan Pendapatan Daerah dan masyarakat wajib pajak, serta data sekunder berupa buku, jurnal, peraturan perundang-undangan, dan dokumen terkait. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pemungutan BPHTB di Kota Bengkulu dalam pelaksanaannya masih terdapat hambatan, seperti kurangnya kepatuhan wajib pajak dalam melaporkan nilai transaksi sebenarnya, lemahnya sinkronisasi data antara instansi terkait, serta kurang optimalnya pengawasan xii dan penegakan sanksi. Dalam perspektif fiqh siyasah, pelaksanaan pemungutan BPHTB dapat dikategorikan sebagai bagian dari siyasah maliyah karena berkaitan dengan kebijakan keuangan negara yang bertujuan untuk kemaslahatan masyarakat dan pembangunan daerah. Pemungutan BPHTB dipandang sah sepanjang dilakukan secara adil, transparan, berdasarkan hukum, dan digunakan untuk kepentingan umum.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIPEmail
Thesis advisorGusmansyah, Wery1982202122011011009UNSPECIFIED
Thesis advisorNiffilayani, Anita198801082020122004UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Pendapatan Asli Daerah, Pajak, Fiqh Siyasah
Subjects: Syari'ah > Hukum Tata Negara
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Tatanegara
Depositing User: Dr Syahril Syahril
Date Deposited: 20 Oct 2026 02:53
Last Modified: 20 Oct 2026 02:53
URI: https://repository.uinfasbengkulu.ac.id/id/eprint/8276

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year