TINJAUAN HUKUM EKONOMI SYARIAH TERHADAP PERMINTAAN PEMBIAYAAN TAMBAHAN KURIR J&T (Studi Kasus Desa Air Mayan Kec, Pasemah Air Keruh Kab.Empat Lawang)

Downloads

Downloads per month over past year

NURSARI, LESKI (2026) TINJAUAN HUKUM EKONOMI SYARIAH TERHADAP PERMINTAAN PEMBIAYAAN TAMBAHAN KURIR J&T (Studi Kasus Desa Air Mayan Kec, Pasemah Air Keruh Kab.Empat Lawang). Undergraduate (S1) thesis, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.

[img] Text
DEPAN.pdf

Download (550kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (730kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (781kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (342kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (418kB)
[img] Text
LESKI NURSARI_2223120018.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya fenomena permintaan biaya tambahan yang dilakukan secara sepihak oleh oknum kurir J&T kepada konsumen di Desa Air Mayan, Kabupaten Empat Lawang. Meskipun pihak Perusahaan telah memberikan gaji dan biaya operasional, kurir kerap meminta tambahan tarif sebesar Rp10.000-Rp30.000 dengan alasan jarak tempuh yang jauh atau penanganan khusus. Praktik ini sering kali menimbulkan rasa ketidakpuasan dan keberatan dari pihak konsumen karena tidak adanya kesepakatan diawal transaksi. Rumusan masalah dalam penelitian iniadalah bagaimana praktik permintaan pembiayaan tambahan oleh kurir J&T di Desa Air Mayan dan bagaimana tinjauan Hukum Ekonomi Syariah terhadap praktik tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan observasi langsung, wawancara dengan kepala cabang J&T, kurir, dan Masyarakat setempat, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa permintaan pembiayaan tambahan tersebut merupakan inisiatif sepihak dari oknum kurir untuk keuntungan pribadi tanpa landasan aturan resmi Perusahaan. Ditinjau dari Hukum Ekonomi Syariah praktik ini dianggap tidak sah karena melanggar prinsip kerelaan (an-taradin) dan mengandung unsur gharar (ketidakjelasan) serta ghulul (pengambilan yang bukan haknya/pungli). Transaksi jasa pengiriman yang seharusnya berlandasan akad ijarah (sewa jasa) menjadi cacat karena upah yang diminta tidak sesuai dengan kesepakatan awal dan merugikan salah satu pihak. Oleh karena itu, praktik pembiayaan tambahan ini bertentangan dengan prinsip keadilan dan transparansi dalam bermuamalah.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIPEmail
Thesis advisorSuwarjin, Suwarjin196904021999031004UNSPECIFIED
Thesis advisorKusmidi, Henderi1969070619994031002UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Hukum Ekonomi Syariah, Kurir J&T, Biaya Tambahan, Ijarah, Ghulul.
Subjects: Syari'ah > Hukum Ekonomi Syari'ah
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Ekonomi Syari'ah
Depositing User: Muhammad Yusrizal
Date Deposited: 24 Sep 2026 08:35
Last Modified: 24 Sep 2026 08:35
URI: https://repository.uinfasbengkulu.ac.id/id/eprint/7364

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year