PERLINDUNGAN DAN KESELAMATAN WISATAWAN BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 10 TAHUN 2009 TENTANG KEPARIWISATAAN PERSPEKTIF SIYASAH TANFIDZIYAH (STUDI KASUS TENGGELAMNYA KAPAL WISATA TIGA PUTRA KE PULAU TIKUS KOTA BENGKULU)

Downloads

Downloads per month over past year

ARIESTA, ANDRA REDO (2026) PERLINDUNGAN DAN KESELAMATAN WISATAWAN BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 10 TAHUN 2009 TENTANG KEPARIWISATAAN PERSPEKTIF SIYASAH TANFIDZIYAH (STUDI KASUS TENGGELAMNYA KAPAL WISATA TIGA PUTRA KE PULAU TIKUS KOTA BENGKULU). Undergraduate (S1) thesis, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.

[img] Text
DEPAN.pdf

Download (572kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (263kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (467kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (307kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (175kB)
[img] Text
ANDRA REDO ARIESTA_2223150064.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Meningkatnya aktivitas pariwisata di Indonesia harus diimbangi dengan jaminan perlindungan dan keselamatan wisatawan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan. Namun, tenggelamnya Kapal Wisata Tiga Putra menuju Pulau Tikus Kota Bengkulu menunjukkan masih lemahnya implementasi standar keselamatan dan pengawasan. Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini merumuskan dua permasalahan, yaitu bagaimana implementasi perlindungan dan keselamatan wisatawan berdasarkan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 serta bagaimana tinjauannya dalam perspektif siyasah tanfidziyah. Penelitian ini bertujuan menganalisis pelaksanaan perlindungan dan keselamatan wisatawan pada kasus tersebut serta meninjaunya dari perspektif siyasah tanfidziyah. Penelitian menggunakan metode hukum empiris dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap Dinas Pariwisata Kota Bengkulu, pengelola wisata, aparat terkait, serta pihak lain yang berhubungan dengan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan dan keselamatan wisatawan belum terlaksana secara optimal, ditandai dengan lemahnya pengawasan terhadap kelayakan kapal, terbatasnya sarana keselamatan, serta kurang maksimalnya penerapan standar keselamatan wisata. Pemerintah daerah telah melakukan pembinaan dan pengawasan, namun pelaksanaannya masih terkendala keterbatasan sumber daya dan lemahnya pengawasan di lapangan. Dalam perspektif siyasah tanfidziyah, perlindungan dan keselamatan wisatawan merupakan tanggung jawab pemerintah untuk mewujudkan kemaslahatan masyarakat, sehingga diperlukan pengawasan yang lebih efektif, penegakan 9 aturan keselamatan, dan peningkatan tanggung jawab pemerintah serta pengelola wisata.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIPEmail
Thesis advisorYarmunida, Miti197705052007102002UNSPECIFIED
Thesis advisorAntoni, Zacky197703052025211011UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Perlindungan Wisatawan, Keselamatan Wisatawan, Kepariwisataan, Siyasah Tanfidziyah, Pulau Tikus.
Subjects: Syari'ah > Hukum Tata Negara
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Tatanegara
Depositing User: john hendri
Date Deposited: 21 Oct 2026 02:40
Last Modified: 21 Oct 2026 02:40
URI: https://repository.uinfasbengkulu.ac.id/id/eprint/8304

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year