PENGELOLAAN TAMAN WISATA ALAM PANTAI CEMORO SEWU OLEH MASYARAKAT DESA KUNGKAI BARU PASKA PERUBAHAN STATUS KAWASAN HUTAN CAGAR ALAM MENJADI TAMAN WISATA ALAM BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 32 TAHUN 2024

Downloads

Downloads per month over past year

JANNAH, IKA APRIYANI ROUDHOTUL (2025) PENGELOLAAN TAMAN WISATA ALAM PANTAI CEMORO SEWU OLEH MASYARAKAT DESA KUNGKAI BARU PASKA PERUBAHAN STATUS KAWASAN HUTAN CAGAR ALAM MENJADI TAMAN WISATA ALAM BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 32 TAHUN 2024. Undergraduate (S1) thesis, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.

[img] Text
HALAMAN DEPAN.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (615kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (704kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (749kB)
[img] Text
BAB V DAN DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (503kB)
[img] Text (Skripsi)
IKA APRIYANI ROUDHOTUL JANNAH_2111150031.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Perubahan status kawasan Pantai Cemoro Sewu dari Hutan Cagar Alam menjadi Taman Wisata Alam membuka peluang baru bagi masyarakat Desa Kungkai Baru dalam mengelola sumber daya alam secara lebih terarah. Namun, perubahan ini juga menghadirkan tantangan dalam hal kelembagaan, regulasi, dan keberlanjutan konservasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengelolaan Pantai Cemoro Sewu dilakukan pasca perubahan status kawasan serta menganalisisnya dari perspektif fiqih siyasah. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan dipilih secara purposive, meliputi aparatur desa, pengelola wisata (BUMDes dan Pokdarwis), tokoh masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan Pantai Cemoro Sewu telah menerapkan fungsi-fungsi manajemen klasik, seperti perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Masyarakat berperan aktif melalui kelembagaan lokal, meski masih terkendala lemahnya regulasi formal, koordinasi antarlembaga, dan kapasitas pengelola. Dari perspektif fiqih siyasah, praktik ini mencerminkan prinsip maslahah ‗ammah, amanah, dan keadilan sosial, di mana pengelolaan kawasan tidak hanya berorientasi pada keuntungan ekonomi, tetapi juga menjaga kelestarian alam dan kesejahteraan masyarakat. Kesimpulannya, pengelolaan Pantai Cemoro Sewu telah berjalan sesuai kerangka hukum nasional dan nilai-nilai Islam, namun memerlukan penguatan regulasi lokal, peningkatan kapasitas masyarakat, serta sinergi lintas sektor agar berkelanjutan.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIPEmail
Thesis advisorMiinudin, Miinudin196806051988031003UNSPECIFIED
Thesis advisorPutra, Ifansyah199303312019031005UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Pengelolaan sumber daya alam, Pantai Cemoro Sewu, Taman Wisata Alam, fiqih siyasah, konservasi masyarakat
Subjects: Syari'ah > Hukum Tata Negara
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Tatanegara
Depositing User: furqon adli
Date Deposited: 19 Aug 2026 07:32
Last Modified: 19 Aug 2026 07:32
URI: https://repository.uinfasbengkulu.ac.id/id/eprint/6370

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year