TANGGUNG JAWAB SYAHBANDAR DALAM PENEGAKAN HUKUM KESELAMATAN PELAYARAN PERSPEKTIF SIYASAH TANFIDZIYAH (Studi Kasus Kecelakaan Kapal Motor Tiga Putra Bengkulu)

Downloads

Downloads per month over past year

Permatasari, Elpa Mei (2026) TANGGUNG JAWAB SYAHBANDAR DALAM PENEGAKAN HUKUM KESELAMATAN PELAYARAN PERSPEKTIF SIYASAH TANFIDZIYAH (Studi Kasus Kecelakaan Kapal Motor Tiga Putra Bengkulu). Undergraduate (S1) thesis, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.

[img] Text
HALAMAN DEPAN.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (870kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (521kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (558kB)
[img] Text
BAB V DAN DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (547kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (3MB)
[img] Text
ELPA MEI PERMATASARI_2223150093.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tanggung jawab Syahbandar dalam penegakan hukum keselamatan pelayaran pada kasus kecelakaan Kapal Motor (KM) Tiga Putra di Bengkulu serta meninjaunya dalam perspektif Siyasah Tanfidziyah. Latar belakang penelitian ini didasari oleh terjadinya kecelakaan pelayaran yang menimbulkan korban jiwa, yang diduga disebabkan oleh lemahnya pengawasan kelaiklautan kapal dan pengendalian penerbitan Surat Persetujuan Berlayar (SPB) oleh Syahbandar, sehingga kapal tetap dioperasikan meskipun tidak memenuhi persyaratan administratif dan teknis. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan yuridis sosiologis dan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara dengan pihak terkait, observasi lapangan, serta studi dokumentasi terhadap peraturan perundang-undangan yang relevan, khususnya Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran. Data yang terkumpul dianalisis secara kualitatif untuk menggambarkan pelaksanaan tanggung jawab Syahbandar dalam praktik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanggung jawab Syahbandar dalam pengawasan keselamatan pelayaran dan pengendalian penerbitan SPB belum dilaksanakan secara optimal, sehingga berkontribusi terhadap terjadinya kecelakaan KM Tiga Putra. Ditinjau dari perspektif Siyasah Tanfidziyah, kondisi tersebut menunjukkan belum terpenuhinya prinsip amanah, keadilan (al-„adalah), dan kemaslahatan publik dalam pelaksanaan kewenangan Syahbandar. Oleh karena itu, diperlukan penguatan pengawasan, peningkatan akuntabilitas, serta penegakan hukum yang konsisten agar keselamatan pelayaran dan perlindungan jiwa manusia dapat terjamin sesuai dengan hukum positif dan nilai-nilai hukum Islam

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIPEmail
UNSPECIFIEDSupardi, Supardi196504101993031007UNSPECIFIED
UNSPECIFIEDKosasih, Ade198203182010011012UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Syahbandar, Keselamatan Pelayaran, KM Tiga Putra, Siyasah Tanfidziyah, Kecelakaan Kapal.
Subjects: Syari'ah > Hukum Tata Negara
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Tatanegara
Depositing User: Dr Syahril Syahril
Date Deposited: 28 Aug 2026 08:12
Last Modified: 28 Aug 2026 08:12
URI: https://repository.uinfasbengkulu.ac.id/id/eprint/6531

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year